oleh

Belasan Warga Gagal Bertemu Anggota Dewan

Belasan warga Kelurahan Kandang dan Kandang Mas batal bertemu dengan anggota Komisi III lantaran belum diagendakan, Senin (27/1/2014).
Belasan warga Kelurahan Kandang dan Kandang Mas batal bertemu dengan anggota Komisi III lantaran belum diagendakan, Senin (27/1/2014).

kupasbengkulu.com – Belasan warga dari Kelurahan Kandang dan Kandang Mas Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Senin (27/1/2014) , sekitar pukul 10.16 WIB menyambangi Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. Kedatangan tersebut, untuk berkoordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Komisi III. Terkait pembongkaran bangunan yang menjadi dampak pelebaran jalan dua jalur Pagar Dewa – Pulau Baai.

Sayangnya, kedatangan belasan warga tersebut gagal. Lantaran, tidak adanya pemberitahuan kepada pihak sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu. Sehingga, belasan warga tersebut pulang tanpa membawa hasil.

Sementara kedatangan, warga tersebut berniat untuk berkoordinasi atas pembongkaran bangunan, yang menjadi dampak dalam pelebaran jalan dua jalur. Selain itu, komitmen dari pembongkaran tersebut juga belum ada sama sekali.

”Kami ingin bertemu dengan anggota Komisi III. Sebab, saat pembongkaran tersebut saya selaku Ketua Forum Masyarakat Dampak Pelebaran Jalan Dua jalur tidak ada diberitahu makanya kami mau tahu komitmen sebenarnya seperti apa,” kata Ketua Forum Masyarakat Dampak Pelebaran Jalan Dua Jalur Pagar Dewa – Pulau Baai, Haulan Ismadi, saat berada di DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (27/1/2014).

Dengan kegagalan untuk menemui anggota Komisi III, Haulan menjelaskan, sebelumnya telah berkoordinasi dengan staf anggota Komisi III, jika dari warga Kandang dan Kandang Mas akan bertemu anggota dewan, Senin (27/1/2014). Makanya, warga rela meninggalkan pekerjaan di rumah untuk menemui anggota dewan tersebut.

”Beberapa hari lalu, kita sudah menelpon staf Komisi III jika warga ingin bertemu dengan anggota Komisi III. Tapi, hari ini gagal dan kami akan buat surat untuk sekretariat secara resmi untuk bertemu dan bertatap muka dengan anggota Komisi III,” jelas Haulan.

Disinggung masalah melaporkan ke Komnas HAM terkait hal tersebut, terang Haulan, saat ini dari forum masyarakat masing mengumpulkan data-data yang harus dilengkapi. Selain itu, pelaporan tersebut direncanakan akan dilayangkan melalui via Pos. Selain itu, tambah dia, dari forum sendiri juga akan menggelar pertemuan dengan warga yang menjadi dampak dalam pelebaran jalan dua jalur.

”Saat ini masyarakat sudah pasrah tapi tak rela. yang jelasnya untuk laporan ke Komnas Ham saat ini sedang kumpulkan data-data dalam waktu dekat akan dilayangkan,” jelas Haulan.

Sementara itu, Plt Humas Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu, Bachrin mengatakan, jika kedatangan warga yang menjadi dampak pelebaran jalan dua jalur belum ada diagendakan dengan anggota Komisi III. Sehingga pertemuan tersebut, belum bisa digelar. Selain itu, pertemuan dan tatap muka dengan anggota Komisi III tersebut, akan diagendakan, Selasa (28/1/2014).

”Hari ini memang tidak ada agenda pertemuan antara warga yang terkena dampak pelebaran jalan dengan anggota Komisi III. Jadi, pertemuan tersebut kalau tidak ada halangan besok (Selasa,28/1/2014), sekitar pukul 14.01,” demikian Bachrin.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed