Home » BENGKULU » Cegah Kasus Bunuh Diri dengan Benteng Ilmu Agama

Cegah Kasus Bunuh Diri dengan Benteng Ilmu Agama

by Yasrizal

Ketua MUI Kota Bengkulu, Rusdi Syam

Ketua MUI Kota Bengkulu, Rusdi Syam

kupasbengkulu.com- Banyaknya kasus bunuh diri, terutama dikalangan remaja yang terjadi di Kota Bengkulu beberapa hari belakangan sangat memprihatinkan

“Kami sangat prihatin dengan kondisi remaja-remaja saat ini. Pencurian, perampokan, perjudian, perzinahan terjadi dimana-mana, dan mirisnya pelaku kriminalitas itu sebagian besar dari kaum remaja,” ungkap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu, H. Rusdi Syam.

Situasi ini, menurut Rusdi, semakin menipisnya kadar iman para remaja masa kini, dan ini merupakan kesalahan orang tua dalam mendidik anak.

Lanjut dia, orang tua merupakan tauladan bagi anak-anaknya, sesuai dengan pepatah yang mengatakan “buah kelapa jatuh tak jauh dari pohonnya”. Artinya, perilaku anak-anak itu tak akan jauh berbeda dari perilaku orang tuanya.

“Kalau orang tuanya saja tidak salat, bagaimana bisa mengajarkan anaknya untuk salat?” ujarnya.

Ditegaskannya, tanamkanlah pendidikan agama kepada anak-anak sejak dini, ubahlah paradigma yang menganggap pendidikan agama itu kurang penting. Tidak boleh menekankan pada anak untuk mendalami ilmu-ilmu duniawi.

“Kita boleh menggalakkan kursus-kursus seperti kursus komputer, matematika, Bahasa Inggris, dan sebagainya. Tapi sekali lagi kami ingatkan, ilmu agama jangan dikesampingkan. Ilmu agama itu justru yang harus diutamakan, karena itulah pondasi yang penting untuk membentengi anak-anak kita dari perilaku-perilaku yang dilarang Allah, termasuk bunuh diri,’’ jelas H. Rusdi Syam.

Sebagai penutup, ajak dia, mari simak firman tuhan di dalam Al-Quran Surat At-Tahrim ayat 6,”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (cr2)

You may also like

Leave a Comment