Home » BENGKULU » “Dihujani Batu” Kepsek SMAN 7 Tempuh Jalur Hukum

“Dihujani Batu” Kepsek SMAN 7 Tempuh Jalur Hukum

by Firdaus Eka

Kepsek SMAN 7 Plus, Hj. Nismah, M.Pd.

Kepsek SMAN 7 Plus, Hj. Nismah, M.Pd.

kupasbengkulu.com- Hasil pertemuan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 7 Plus, Hj. Nismah, M.Pd, dengan Kepsek dari SMKN 2, SMKN 4, SMK Grakarsa, dan SMK Kelas Jauh Kota Bengkulu yang terlibat tawuran pada Jumat (17/01/2014), memutuskan bahwa pihak SMAN 7 Plus yang merupakan korban, akan menempuh jalur hukum.

“SMAN 7 Plus adalah korban, karena kami yang diserang. Untuk itu kami akan membuat laporan ke pihak kepolisian dan menempuh jalur hukum,” ujar Nismah.

Dari bukti fisik yang terlihat, tampak beberapa kaca jendela pecah akibat terkena lemparan benda keras atau “dihujani dengan batu”. Kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Selanjutnya, kata dia, pihak sekolah akan membuat daftar kerugian beserta nominalnya. SMAN 7 Plus juga menuntut kepada pihak sekolah yang melakukan penyerangan untuk bertanggungjawab memperbaiki kerusakan tersebut.

“Sampai saat ini, saya belum telusuri seberapa banyak kerusakan fisik di SMAN 7 Plus. Namun saya sudah terima kabar beberapa kaca jendela pecah dan kami menuntut ganti rugi,” kata Nismah lagi.

Ditambahkan Nismah, dirinya akan segera melakukan konsultasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Drs. Gianto untuk langkah selanjutnya.

“Segera akan saya konsultasikan ke Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu terkait kasus ini. Saya juga belum bisa memastikan besok siswa diliburkan atau tidak, keputusannya sore ini. Nanti akan diberitahukan kepada wali kelas masing-masing untuk diinfokan ke para siswa,” tambahnya.

Tak hanya itu, Nismah juga meminta aparat kepolisian untuk melakukan pengamanan di area SMAN 7 Plus. Setiap guru dari sekolah yang terlibat tawuran diharapkan menjaga siswanya masing-masing agar tak mendekati SMAN 7 Plus dalam beberapa waktu ke depan.(val)

You may also like

Leave a Comment