Home » BENGKULU » Ditabrak Motor, IRT Padang Lekat Meninggal

Ditabrak Motor, IRT Padang Lekat Meninggal

by Firdaus Eka

Petugas kepolisian melakukan olah TKP usai peristiwa lakalantas yang menyebabkan korban jiwa

Petugas kepolisian melakukan olah TKP usai peristiwa lakalantas yang menyebabkan korban jiwa

kupasbengkulu.com- Ibu Rumah Tangga (IRT) yang juga Warga Jalan Pengabdian RT 01 RW 01 Kelurahan Padang Lekat Kecamatan Kepahiang, Suryana (58) meninggal dunia akibat  hantaman sepeda motor yang dikendarai warga Lintang Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, Edi Irawan (20). Kecelakaan maut tersebut terjadi pada sekitar pukul 08.30 WIB
Senin (9/12) di kawasan Jalan Padang Lekat.

Dituturkan saksi mata, Wakidi (60), pagi itu korban berniat pergi ke warung yang berada di depan rumahnya. Saat korban menyeberangi jalan, tiba-tiba datang sepeda motor merek Honda Beat dengan nomor polisi BD 3744 GD menabrak korban. Korban pun terpental ke aspal jalan, sementara pengendara sepeda motor juga terpental ke sisi jalan lainnya.

“Saya juga kurang bergitu tahu, namun yang saya tahu bapak tadi mau ke warung. Tiba-tiba ada suara dentuman keras dan kami lihat dua orang ini sudah tergeletak di jalan,” terang Wakidi.

Diungkapkannya, korban mengalami luka pada bagian kepala dan badannya usai kecelakaan terjadi. Sementara si pengendara sepeda motor mengalami luka parah karena terlindas sepeda motor yang ia kendarai.

“Orang dua itu lukanya parah. Kami sama warga akhirnya memutuskan agar dirawat ke Klinik dr. Arbi Pasar Ujung. Tapi korban sudah meninggal pas belum sampai klinik, sementara satunya lagi orang yang naik motor tadi (kemarin) lukanya parah dan masih harus dirawat,” beber dia

Sementara itu, anak korban, Hardin (24) menjelaskan bahwa ibunya memang sering pergi ke warung setiap pagi. Namun, Hardin mengaku hari itu ia tak mengetahui jika ibunya harus meninggal tertabrak sepeda motor. Pasalnya, ia tak berada di rumah.

“Saya tak tahu persis kejadiannya, karena saya sedang tidak di rumah. Memang tadi (kemarin) di gengaman tangannya ada uang. Sore ini (kemarin) ibu juga sudah dimakamkan di TPU Pasar Ujung,” ujarnya.

Keluarga Edi Irawan yang menabrak ibu Hardin, jelas Hardin, telah datang menemui keluarga korban.

“Mereka menyampaikan permintaan maaf dan bisa menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan. Tapi, belum ada keputusan apapun, karena kami masih berkabung,” terangnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Kepahiang AKP Dedi Kusnadi, SH menjelaskan bahwa petugas Satlantas telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan data terkait kecelakaan itu.
“Kami sudah menurunkan petugas ke TKP. Kami juga masih mengumpulkan data mengenai kecelakaan itu,” singkat Dedi.(dek)

You may also like

Leave a Comment