Home » BENGKULU » Harga Cabe Meroket Rp 100 Ribu/Kg

Harga Cabe Meroket Rp 100 Ribu/Kg

by Firdaus Eka

Penertiban PKL di Pasar Panorma di Gencarkan  (14)

MELAMBUNG : Harga cabe di pasar dalam Kota Bengkulu, saat ini mengalami kenaikan hingga Rp 100 ribu/kg. Tampak, suasana pedagang di Pasar Panoram Kota Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Pasca pergantian Tahun Baru 2014, harga cabe merah di sejumlah pasar dalam Kota Bengkulu meroket hingga Rp 100 ribu/kg. Seperti halnya, di Pasar Panorama dan Pasar Minggu Kota Bengkulu. Naiknya, harga cabe tersebut dikarenakan menghilangnya cabe di pasaran. Akibatnya, kalangan dari Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kota Bengkulu menjerit.

”Kenaikan itu terjadi sejak kemarin (1/1/2014), lantaran pasokan cabe yang ada di pasaran sudah menghilang. Makanya, harga begitu cepat meroket,” kata salah satu IRT Kota Bengkulu, Gadis, Kamis (2/1/2014).

Ia mengatakan, sebelumnya tahun baru harga cabe hanya tembus Rp 37 ribu/kg. Selain itu, kata dia, kenaikan harga cabe tersebut dikarenakan pedagang yang menjual cabe kebanyakan dari Warga Sumatera Utara, tengah berlibut natal dan tahun baru. Sehingga, pemenuhan kebutuhan cabe di pasaran Kota Bengkulu tidak dapat terpenuhi.

Ia menduga, naiknya harga cabe tersebut, bukan karena kehabisan pasokan dari provinsi tetangga di Bengkulu. Melainkan, adanya pedagang cabe tegah berlibur Natal dan Tahun Baru.

”Tadi pagi (2/1/2014) saya hanya beli seperempat kilo saja Rp 25 ribu. Kalau mau satu kilo saya tidak mampu. Biasanya, Rp 25 ribu itu bisa membeli setengah kilo cabe merah yang sudah giling,” jelas Gadis.

Senada juga disampaikan, Evi IRT Kota Bengkulu mengeluhkan, dengan harga cabe yang melonjak tajam dari biasanya. Sebab, dengan kenaikan harga cabe merah tersebut, penggunaan cabe setiap hari dikurangi.

”Biasanya, dalam satu hari itu saya masak seperempat kilo. Tapi, saya membeli cabe di pasar dari satu kilo hingga dua kilo untuk jatah beberapa hari. Tapi, sekarang hanya membeli untuk satu hari saja,” pungkas Evi.(gie)

You may also like

Leave a Comment