oleh

Jalan Rusak, Warga Medan Baru Ancam Golput

Warga Medan Baru Protes jalan rusak dan ancam Golput jika tak segera diperbaiki
Warga Medan Baru Protes jalan rusak dan ancam Golput jika tak segera diperbaiki

kupasbengkulu.com – Warga jalan Medan Baru RT 21 Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Minggu (16/3/2014) sekitar pukul 07.16 WIB menggelar aksi tanam pohon pisang, pemasangan famplet dan mancing ikan sebagai sindiran untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, di jalan rusak  selama 3 tahun terakhir belum ditanggapi.

Dalam aksi tersebut, warga memasang spanduk bertuliskan ‘Kami Tidak Butuh Innova Tapi Perbaiki Jalan’.

”Jalan kami ini sudah banyak yang jadi korban, lagi pula sudah 3 kali kami masukkan pengajuan perbaikan ke Pemerintah Kota tapi belum ada tanggapan sama sekali,” kata warga jalan Medan Baru RT, Mahdin (56), Minggu (16/3/2014).

Ia menegaskan, jika dari Pemkot tidak memperbaiki kerusakan jalan. Dari warga 4 RT, yakni RT 12 Kelurahan Kandang Limun, RT 22 Kelurahan  Pematang Gubernur, RT 21, 23 Kelurahan Pematang Gubernur mengancam golput saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April mendatang. Selain itu, ia menambahkan, untuk mata pilih di 4 RT tersebut mencapai ribuan mata pilih.

”Kita meminta kejelasan, apakah jalan kita ini akan diperbaiki atau tidak. Jika tidak diperbaiki tahun ini maka kami tidak akan memilih saat pileg nanti,” ancam Mahdin.

Senada juga disampaikan, Hasim mantan ketua RT 21 Pematang Gubernur, dari warga sudah geram dengan kondisi jalan diwilayahnya yang rusak. Selain itu, kata dia, dari warga Pematang Gubernur tidak membutuhkan salat berhadiah yang diiming-imingkan mobil Innova. Sebab, warga hanya menginginkan jalan diwilayahnya menjadi bagus.

”Warga sini tidak butuh Innova, yang penting itu jalan kami ini diperbaiki saja. Saya rasa perbaikan jalan tempat kami ini lebih bermanfaat,” jelas Hasim.

Ia menjelaskan,  dari kelurahan dan kecamatan selama ini juga sama sekali tidak mengetahui persoalan yang sedang terjadi di Pematang Gubernur. Selain itu, tegas dia, dari pihak kelurahan dan kecamatan seolah-olah tutup mata atas kerusakan jalan yang terjadi selama ini.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed