oleh

Pecandu Narkoba Jangan Takut untuk Minta Rehabilitasi

Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno, SE
Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno, SE

 

kupasbengkulu.com- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Djoko Marjatno, SE, mengingatkan bagi para pecandu narkoba di Provinsi Bengkulu untuk tidak takut melapor minta direhabilitasi.

“Harapannya, jika pengguna narkoba ini mau melapor dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba dan menyelamatkan pengguna itu sendiri dari dampak buruk narkoba,” kata Djoko, Senin (06/01/2014).

Untuk tahun 2013 lalu, jelas dia, pengguna narkoba prevalensi di Provinsi Bengkulu berdasarkan data BNN sebanyak 16.443. Keseluruhannya untuk semua pengguna jenis narkoba dan zat adiktif berbahaya lainnya.

“Saat ini ada indikasi pelaku penyalahgunaan narkoba untuk memprovokasi, agar pengguna narkoba untuk tidak melapor atau meminta rehabilitasi,” ujarnya.

Menurut Djoko, jika pengguna narkoba melaporkan atau meminta untuk direhabilitasi akan menyebabkan putusnya mata rantai peredaran narkoba.

Untuk di Provinsi Bengkulu, lanjut dia, ada 6 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), masing-masing, RSUD M Yunus, RSJKO Soeprapto di Kota Bengkulu, RSUD Hasanudin Damrah Manna, RSUD Mukomuko, RSUD Rejang Lebong dan RSUD Arga Makmur.

“6 IPWL ini ditunjuk berdasarkan SK Menkes Nomor 218/Menkes/SK/VII/2012/, para pengguna narkoba bisa melapor dan didata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan rehabilitasi,” tambahnya.(coy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed