Home » BENGKULU TENGAH » Pengurus LKBH Besuk Tersangka Korupsi

Pengurus LKBH Besuk Tersangka Korupsi

by Firdaus Eka

kupasbengkulu.com – Pengurus Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Koprs Pegawai Negeri (Kopri) Provinsi Bengkulu, Rabu (11/12/13) menggelar aksi damai dan simpatik. Aksi ini diperuntukkan, dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dan pengadaan logistik Bencana, Sunyoto dan Paino di Kabupaten Bengkulu Tengah. LKBH menggelar aksi tersebut dengan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Malabero Kelas II A Kota Bengkulu. Dalam kunjungan tersebut, Rofiq membawa ole-ole untuk kedua tersangka, berupa Kitab Suci Al’Quran.

Dikatakan Ketua LKBH Kopri Bengkulu Ropiq Sumantri, aksi tersebut sebagai bentuk keprihatinan kepada kedua rekannya yang tidak memiliki pengacara. Untuk mendampingi kasus yang tengah menimpa keduanya.

”Kedua tersangka mengaku tidak memiliki cukup uang untuk membayar pengacara. Makanya melalui LKBH Kopri kita mengajukan permohonan bantuan pembelaan, tapi ditolak,” terang Ropiq, saat memberikan keterangan persnya.

Padahal sesuai kode etik dan sumpah profesi pengacara, ditegaskan Rofiq, untuk melakukan pembelaan atau memberi jasa hukum di dalam suatu perkara merupakan bagian dari pada tanggung jawab profesi sebagai advokat.

Secara terpisah, Sekretaris BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, Darmin mengatakan, kedua staf mereka terlibat kasus Tipikor, bukan karena mengambil uang negara atau merugikan negara, seperti kebanyakan kasus korupsi lainnya. Namun sebagai pegawai, kerap bersinggungan dengan aturan dan persoalan administrasi sehingga rentan terlibat persoalan hukum.

”Dalam kasus ini keduanya bertindak sebagai pengawas pembangunan dan pengadaan logistik Gudang Bencana tahun 2011, senilai Rp 25 Miliar,” imbuh Darmin.

Dibagian lain, Pengurus Peradi Bengkulu, Husni Thamrin mengatakan, Peradi tidak pernah menolak mendampingi kedua tersangka.

”Pernah ada pertemuan, tapi tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Makanya, belum ada pendampingan terhadap kedua tersangka hingga saat ini,” singkat Husni.(gie)

You may also like

Leave a Comment