oleh

Program Bengkuluku Bersih Digugat “Tetangga” Wali Kota

Sungai yang dipenuhi sampah tak jauh dari Balai Kota, rumah dinas wali kota Bengkulu
Sungai yang dipenuhi sampah tak jauh dari Balai Kota, rumah dinas wali kota Bengkulu

kupasbengkulu.com – Warga Kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu menggugat keseriusan Wali Kota Helmi Hasan dalam program delapan tekad yang kerap ia sampaikan, salah satunya yakni Bengkuluku Bersih.

Gugatan tersebut berdasarkan dari keluhan warga yang merasa terganggu dan risih karena saluran air di wilayah mereka tepat tidak jauh dari rumah dinas wali kota (balai kota red-) penuh dengan sampah.

Menurut ibu Leli (50) warga Sukamrindu RT 8 mengatakan banyaknya sampah yang ada di aliran sungai menimbulkan bau busuk, terkadang bila musim hujan turun selama dua hari, air saluran bercampur sampah meluap ke permukaan dan masuk ke rumah warga sekitar sini.

“Air dari saluran yang penuh dengan sampah berbau busuk jika hujan meluap kerap masuk rumah warga,” kata Leli, Minggu (16/3/2014).

Keluhan senada juga disampaikan warga lain, iskandar (30) “Selain banjir dan bau busuk dari tumpukan sampah, kami juga sudah kebal dengan penyakit seperti mencret, padahal dulu tidak sebanyak ini sampahnya karena tiap minggunya sering diajak pak Wali Kota yang lama untuk kebersihan dan memberi sanksi kepada masyarakat yang membuang sampah di sungai,” bebernya.

Menurut dia, sampah yang menumpuk di saluran tersebut sebagian besar berasal dari Pasar Minggu, beberapa kali warga pernah melakukan kebersihan di saluran tersebut namun lama kelamaan warga merasa kewalahan.

“Sampah dari Pasar Minggu begitu banyak sehingga kami malas untuk membersihkannya,” tegasnya.

Warga juga berharap pemerintah kota dapat menjadikan saluran yang dipenuhi sampah itu sebagai target kebersihan rutin yang melibatkan masyarakat dan pemerintah. (cr3)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed