oleh

Program Vasektomi Gagal

kupasbengkulu.com – Kabid Advokasi dan Penggerakan Informasi, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Provinsi Bengkulu, Mariana mengatakan, tahun 2013 menargetkan konseptor vasektomi di Provinsi Bengkulu sebanyak 115 orang. Namun, program KB vasektomi hanya terealisasi 58 orang.

”Program Keluarga Bencana (KB) Pria gagal di Bengkulu. Ini karena kaum pria tidak ikut berperan aktif sebagai konseptor alat kontrasepsi Vasektomi pada 2013. Sebab, realisasi tidak sesuai target kita, kondisi ini masih berada dibawah 50 persen,” kata Mariana, Selasa (7/1/2014)

Penyebab rendahnya partisipasi pria dalam KB dan Kesehatan Reproduksi, kata dia, masih berlakunya sistem sosial dan nilai-nilai patriaki yang kuat di masyarakat. Sehingga, kaum pria masih memandang persolaan KB dan Kesehatan Reproduksi, urusan domestik keluarga yang menjadi konsumsi kaum wanita.

”Saya kira, ini juga dipengaruhi dengan masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran laki-laki terhadap KB dan Kesehatan Reproduksi makanya program ini tidak terrealisasi sesuai dengan target,” terang Mariana.

Ia menambahkan, bertambahnya jumlah penduduk menjadi persoalan serius, mengingat tingginya laju pertumbuhan di Provinsi Bengkulu mencapai 1,67 persen lebih tinggi dari laju pertumbuhan nasional yang hanya 1,4 persen.

Dari BKKBN memprediksi ledakan jumlah penduduk merupakan sebuah ancaman. Untuk itu, jelas dia, hal ini perlu mendapatkan perhatian secara bersama. Berdasarkan proyeksi BKKBN, tahun 2015 akan ada 51.732 ibu hamil atau 14,78 persen dari pasangan usia subur. Dari jumlah tersebut, 82,51 persen diantaranya adalah kehamilan dikehendaki dan 17,49 persen kehamilan tidak dikehendaki.

”Untuk mengantisipasi hal ini, kita mengharapkan peran serta semua pihak termasuk pria untuk aktif menanggulangi ledakan penduduk,” pungkas Mariani.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed