Home » BENGKULU » Saat PDAM Kecewa dengan Pelayanan PLN, Rp 700 Juta Melayang

Saat PDAM Kecewa dengan Pelayanan PLN, Rp 700 Juta Melayang

by Yasrizal

Dirut PDAM PT. Tirta Dharma, H. Sjobirin Hasan

Dirut PDAM PT. Tirta Dharma, H. Sjobirin Hasan

kupasbengkulu.com – Sebuah angka yang fantastis, Dirut PDAM PT. Tirta Dharma, H. Sjobirin Hasan, menyebukan tagihan listrik untuk PDAM tiap bulannya mencapai Rp 700 juta. Sayangnya, jumlah tersebut tidak diimbangi dengan pelayanan listrik untuk PDAM sehingga distribusi air pada para pelanggan terganggu.

Sjobirin menjelaskan sejak beberapa tahun lalu PDAM dan PT.PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Area Bengkulu, telah menandatangani perjanjian kerjasama. Salah satu isi perjanjian tersebut pihak PLN menyediakan teganggan listrik PDAM sebesar 380 Mega Watt (MW).

“Dalam perjanjian disebutkan bahwa tiap bulan PLN harus menyediakan tegangan sebesar 380 MW, yang kenyataannnya tidak pernah tercapai. Tertinggi itu hanya mencapai 370 MW, tapi tidak konsisten setelahnya langsung turun, bahkan pernah hingga tegangan yang sangat rendah 320 MW. Padahal, tiap bulannya tagihan dari PLN itu antara Rp 670 juta-Rp 700 juta,” papar Sjobirin, Rabu (26/3/2014).

Menurutnya, perjanjian tersebut dibuat tujuannya agar PDAM bisa mendapatkan layanan maksimal dari PLN, sehingga PLN pun dapat memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan. PDAM memang memiliki cadangan energi menggunakan genset, tapi hanya bersifat sementara dan insidentil.

Menyikapi hal itu, tadi siang pihak PDAM dan Komisi III DPRD Kota Bengkulu mendatangi PT.PLN Area Bengkulu untuk membahas kekurangan tegangan. Sayangnya, Asisten Manejer PLN Area Bengkulu, Joni dan Asisten Manajer Jaringan, Khairul Lingga sedang dinas keluar kota.

Meski demikian Pelaksana Harian Asisten Manajer PLN Area Bengkulu, Rahmat mengatakan pihaknya juga mengalami kendala karena minimnya fasilitas di Gardu Induk. Pihaknya berbenah untuk menambah jaringan. (beb)

You may also like

Leave a Comment