oleh

187 Ribu Peserta Askes Beralih ke BPJS

dr. Syaipul Roib
dr. Syaipul Roib

kupasbengkulu.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bengkulu, dr. Syaipul Roib mengatakan, sebanyak 187 ribu peserta Askes di Provinsi Bengkulu akan beralih ke BPJS Kesehatan. Pengalihan tersebut sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2012 tentang Pembentukan BPJS Kesehatan. Sementara untuk peserta pemegang kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sekitar 80 ribu untuk se Provinsi Bengkulu.

”Pemberlakukan tersebut terhitung sejak tanggal 1 Januari,” kata Syaipul, Kamis (2/1/2014).

Ia mengatakan, peserta BPJS Kesehatan merupakan peserta dari Askes, Jamsostek, Jamkesmas, Jamkesda, Jamkesprov serta masyarakat umum. Mulai dari, kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Purna Bakti PNS, Purnawirawan TNI, Purnawirawan POlri Veteran Perintis Kemerdekaan, Anggota TNI Aktif, Anggota Polri Aktif, karyawan swasta, serta masyarakat umum.

”Jika sebelumnya sudah terdaftar di salah satu instansi, seperti Askes, Jamsostek maka itu tinggal dialihkan saja. Namun, jika belum terdaftar maka harus kembali mendaftar khususnya masyarakat umum,” jelas Syaipul.

Ia menambahkan, untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanpa dikenakan biaya atau ditanggung pemerintah, seperti pemegang kartu jamkesmas, Jamkesda, Jamkesprov. Namun, untuk Non PBI akan dikenakan biaya sesuai dengan kelas yang diinginkan peserta.

Adapun biaya tersebut, yakni untuk kelas I dikenakan biaya sebesar Rp 59.500/bulan, kelas II Rp 42.500/bulan dan kelas III Rp 25.500. Untuk yang telah bekerja di perusahaan swasta, pegawai dipotong gaji dari perusahaan sesuai dengan kelas yang diambil saat mendaftar.

”Jika sudah miliki kartu BPJS Kesehatan maka peserta sama sekali tidak dikenakan biaya saat berobat terutama semua penyakit yang telah dialami. Peserta cukup menunjukkan kartu BPJS Kesehatan ke Puskesmas, ke dokter yang sudah ditunjuk, atau Rumah Sakit Umum Daerah. Namun, untuk kelas saat rawat inap tergantung dengan kelas yang diambil saat peserta mendaftar,” tambah Syaipul.

Sejak hari pertama buka pelayanan BPJS Kesehatan, lanjut dia, sudaha da masyarakat umum yang mendaftarkan diri secara pribadi, dengan berbagai kelas yang di pilih. Pendaftaran tersebut, mengisi formlir yanga da di Kantor BPJS Kesehatan dan membawa Kartu Keluarga (KK) Asli untuk melihat Nomor Induk keluarga yang ada di KK.

”Hari ini ada sekitar 115 masyarakat umum yang mendaftarkan diri, dengan berbagia kelas yang dia pilih,” demikian Syaipul.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed