oleh

388 Pungli PSB Dilaporkan ke Ombudsman

Kantor Ombudsman

kupasbengkulu.com – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bengkulu, Herdi Puryanto, SE mengatakan, terhitung sejak bulan Mei hingga Juni tahun 2013 lalu, Ombudsman RI menerima 388 laporan dan temuan dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB). Dari jumlah tersebut, kata dia, terbanyak dijenjang SMA sebesar 43,3 persen, disusul SMP sebesar 35,8 persen dan jenjang SD sebesar 20,9 persen.

”Tahun lalu, saat penerimaan siswa baru dari Ombudsman di 23 provinsi banyak sekali temuan dan laporan. Itu tidak termasuk di Provinsi Bengkulu,” kata Herdi, Jumat,(27/6/2014) saat ditemui di ruang kerjanya.

Dalam temuan tersebut, lanjut Herdi, jenis maladministrasi PSB, berupa permintaan uang, barang dan jasa atau lebih umum dikenal dengan pengutan tidak resmi. Dalam pungutan tidak resmi ini, terang dia, tercatat jika dijenjang SMA sebesar 56 persen, tingkat SMP 38,8 persen dan SD 44,4 persen. Sementara, laporan jenis maladministrasi penyimpangan prosedur dan penyalahgunaan wewenang tidak begitu signifikan.

”Pada PSB tahun ini kita berharap peran aktif masyarakat, terutama orang tua calon peserta didik yang merasa mendapatkan perlakuan tidak sesuai aturan dari pihak sekolah,” hara Herdi.

Pengawasan maladministrasi, jelas Herdi, merupakan penerapan PP. 66 tahun 2010 jo PP 17 tahun 2010, Ombudsman Republik Indonesia di seluruh kantor perwakilan melakukan pemantauan PSB tahun ajaran 2014/2015.(gie)

Rekomendasi