oleh

44 Tahun Silam, Lahir Gubernur Istimewa di Indonesia

Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd.
Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd.

kupasbengkulu.com – Suara tangis bayi terdengar di Desa Tebat Pacur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, ketika waktu menunjukkan tanggal 4 Februari 1970. Tepat 44 tahun silam lahir seorang bayi yang diberi identitas oleh kedua orangtuanya dengan nama Junaidi Hamsyah. Hari ini, Selasa, 4 Februari 2014, sang bayi tersebut menjabat sebagai Gubernur Bengkulu.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gamawan Fauzi, menilai Junaidi Hamsyah merupakan gubernur istimewa di Indonesia. Betapa tidak, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, dalam dua tahun dilantik tiga kali.

Pelantikan pertama dilakukan pada November 2010 menjadi Wakil Gubernur Bengkulu periode 2010-2015. Pelantikan kedua dilakukan pada Mei 2012 sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu. Pelantikan yang ketiga pada 17 Desember 2012 sebagai Gubernur Definitif. Keistimewaan ini diharapkan sebagai cerminan untuk kepemimpinan melayani dan membangun rakyat Bengkulu.

Sebelum menjadi seorang politikus dan menjadi seorang Wakil Gubernur, Junai adalah seorang guru pelajaran pendidikan Agama Islam. Junaidi Hamsyah termasuk seorang tokoh yang sederhana dan tidak suka memamerkan popularitas demi kepentingan pribadi. Sosok inilah yang membedakannnya dengan politisi lainnya, menjadikannya seorang tokoh paling unik dan susah diketahui tentang dirinya di berbagai media massa seperti Internet. Ia hanya nampak pada kegiatan-kegiatan resmi yang menjadi tugas dan wewenangnya selaku seorang pemimpin yang berlandaskan agama Islam yang dipahami dan diyakininya.

Data tentang latar belakang keluarganya sangat sulit dideteksi. Profilnya yang mengaitkatkan dirinya dengan anak-anaknya sering tidak dipublikasikan. Jika pun ada, itu dipublikasikan oleh para wartawan maupun penulis yang dengan sukarela mengontribusikan tentang kehidupan pribadinya tanpa ia kehendaki dengan memberi upeti.

Motto yang beliau pegang teguh dalam hidup “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu merubah nasibnya sendiri”. Menjadikannya tak pernah merasa takut kepada orang kaya atau pun orang pintar, karena yang dia takutkan hanya Allah SWT, dan roda hidup akan berputar apabila kita mampu membawa amanah dalam hidup ini. Itulah kunci sukses H. Junaidi Hamsyah, S.Ag. M.Pd mengawali karir dari bawah dan tidak terbayang olehnya menjadi orang nomor satu di Provinsi Bengkulu.

Keistimewaan ini menjadi takdir yang menjadikannya seorang gubernur istimewa dalam sejarah di Bengkulu maupun di Indonesia. Selamat ulang tahun Gubernur!(adi)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed