oleh

Banjir di Lebong, 547,31 Hektar Sawah Rusak

banjir lebong

Lebong, Kupasbengkulu.com- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebong melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kabupaten, sudah merampungkan pendataan terhadap areal sawah yang terkenda dampak banjir bandang susulan pada 2 Mei 2016 lalu.

Kepala DPKP Kabupten, Sumiati SP mengatakan, hasil pendataan areal sawah yang terkena dampak banjir, dilakukan pihaknya hingga 9 Mei 2016 lalu, mencapai 547,31 hektare. Jumlah tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

“Sawah yang rusak berat mencapai 139,55 Hektar. Rusak sedang 56,85 Hektar, dan rusak ringan 351 Hektar. Total kerugian mencapai Rp 3,7 Miliar lebih,” jelas Sumiati.

Sumiati merincikan, areal persawahan yang terparah diterjang banjir berada di Kecamatan Lebong Selatan. Ada 80,5 Hektar sawah milik warga, seluruhnya rusak berat dan dipastikan gagal panen pada musim tanam tahun 2016 ini.

“Sawah yang ada di lima kelurahan dan desa di Kecamatan Lebong Selatan,  seluruhnya rusak berat dan dapat dipastikan gagal panen. Selain itu, kecamatan lain yang juga terkena dampak,  yakni Bingin Kuning, Uram Jaya, Amen, Lebong Utara dan Lebong Tengah,  dengan kerusakan lahan yang bervariasi,” paparnya.

Data yang sudah diperoleh DPKP kabupaten katanya,  telah dilaporkan dengan pihak Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu. Ini dimaksudkan agar Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI dapat menyalurkan bantuan kepada para petani yang sawahnya rusak diterjang banjir.

“Data tersebut sudah kita laporkan ke pihak Kementerian (Pertanian- red). Kita berharap pihak kementerian dapat menyalurkan bantuan bagi para petani,” jelas Sumiati.

Penulis : Rendra Sutanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed