Rabu, Agustus 10, 2022

Aliantor Minta Executive Perbaiki KUA-PPAS APBD 2018

Baca selanjutnya

BENGKULU UTARA, kupasbengkulu.com  –  Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu dan DPRD hingga Desember tahun 2017 ini belum menyepakati cancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018.

Pada rapat pertemuan kesepakatan dan pemahaman KUA-PPAS APBD Tahun 2018 mendatang antara pihak executuve yang diwakili Haryadi selaku Ketua TPAD dan DPRD, Senin (4/12/2017) di aula pertemuan setdakab Bengkulu Utara yang dihadiri oleh Ketua DPRD Bengkulu Utara, Aliantor Harahap,SE beserta  dengan anggaota Banggar ada hal yang crusial yang harus dilakukan oleh pihak executif.

Sebagai mana yang disampaikan oleh Ketua DPRD Bengkulu Utara, Aliantor Harahap, SE KUA-PPAS APBD Tahun 2018 sebelum dilanjutkan pada tingkatan pembahasan di dewan, kiranya dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Aliantor menyinggung setelah membaca dari KUA-PPAS yang disampaikan ke-dewan banyak yang tidak terakomodir sesuai dengan hasil kesepakatan pada paripurna sebelumnya.

“Kita tidak menghambat program pemerintah daerah. Bahkan target kita pengesahan APBD tahun 2018 pada November 2017 ini,” kata Aliantor.

Dijelaskan Aliantor, hasil kesempakatan pada paripurna sebelumnya hasil reses dewan harus dimasukan ke dalam KUA-PPAS ABPD tahun 2018 mendatang. Namun kenyataannya DPRD selaku lembagga tidak diberikan ruang untuk anggaran tersebut. Berbicara dengan tanggungjawab lanjut Aliantor, dewan juga mempunyai tugas dan tanggunjawab. Karena menyangkut anggaran tersebut adalah uang masyarakat Bengkulu Utara. Maknya, dewan dalam itu meminta kepada pihak pemerintah daerah, untuk melakukan revisi dan mengkaji ulang dari hasil kesepakatan.

“pembahasan KUA-PPAS kita tunda sebelum ada perbaikan dari pihak TAPD. Dan kita minta TAPD koperatif dan mengundang kembali dewan setelah semuanya clier,” tegasnya.

Ditambahknya, dari 16 anggota Banggar ada di DPRD 90 persen yang hadir. Artinya dewan antusias pembahasan APBD secepatnya dilaksanakan. Sesuai mekanisme  sebelum melaksanaksanakan pembahasan KUA-PPAS, dewan harus  memegang pedoman umum. Artinya, dewan harus mengetahui sejauh mana anggaran yang sudah disepakati.

“Dewan sudah memahami keterlambatan KUA-PPAS APBD 2018 karena masalah tehnis. Pada intinya dewan tidak pernah menghambat program pemerinah daerah,” (jr3)

 

Rekam Panggilan Video, Konten Kreator Ditangkap Usai Peras TKI

Kupas News, Bengkulu - Tim Opsnal Macan Gading Polres Bengkulu menangkap salah seorang konten kreator berinsial STI (22) warga Kabupaten seluma, Senin, (08/08) malam,...

Ketua Komisi I Dukung Program Strategis yang Tertuang di RPJMD

Kupas News, Bengkulu - Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Dempo Xler mendukung penuh program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang tertuang di Rencana...

Jusuf Kalla Hadiri Peresmian Gedung PMI di Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla meresmikan Gedung Markas PMI Bengkulu yang berada di Jalan Rejamat No. 20...

Gubernur Rohidin Ingin Bengkulu Punya Sirkuit Balap yang Representatif

Kupas News, Bengkulu Selatan - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka gelaran Sumatera Cup Prix Nasional Championship 2022 (SCP 2022) ronde 3 di Sirkuit Padang...

Tempo Dua Jam, Satreskrim Polres Bengkulu Ciduk 3 Tersangka Pencurian

Kupas News, Bengkulu - Kepolisian Resor Bengkulu berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Minggu (07/08) di Jalan Flamboyan 07 Kelurahan Kebun...

Terbaru