oleh

Abg Dusun Besar Tertangkap Maling Ayam

1380176_780373541978629_1399104738_n
TERTANGKAP : Abg Dusun Besar In diduga maling ayam. Saat ditangkap In diduga dalam keadaan mabuk.

kupasbengkulu.com – In (17) Anak Baru Gede (ABG) Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, Jumat (20/12/2013) sekitar pukul 13.02 WIB, mengalami luka lebam dibagian wajah lantaran sempat menjadi bulan-bulan warga karena tertangkap mencuri ayam. In diduga mencuri ayam milik Dodo (36) warga jalan Rinjani II RT 8 RW 03 Kelurahan Jembatan Kecil Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu. Saat ini, pelaku diamankan di Mapolres Bengkulu.

”Ayam saya itu hilang saat malam hari. Setelah itu saya tanyakan dengan penjaga malam. Dari penjaga malam langsung mendatangi Abg yang diduga mencuri tersebut. Saat dibawa ke salah satu rumah warga, pelaku In mengaku atas perbuatannya tersebut,” kata Dodo, warga jalan Rinjani II, Jumat (20/12/2013).

Dari data terhimpun dilapangan, aksi pelaku In tersebut sudah dilakukan beberapa kali. Aksinya, bukan hanya spesialis pencuri ayam bangkok. Namun, diketahui jika pelaku diduga terlibat aksi pencurian di salah satu rumah di Kelurahan Jembatan Kecil. Dalam menjalankan ‘tugas’ nya, In tidak sendiri melainkan bersama temannya, Sm (17) Abg Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu.

Geram melihat aksi pencurian di wilayah keamanannya, petugas jaga malam, Araman (23), mendatangi kediaman Abg yang diduga selama ini melancarkan aksinya. Saat penggerbekan yang dilakukan Arman, dirinya hanya mendapatkan In yang diduga tengah mabuk Lem di rumahnya.

Sementara, Sm berhasil melarikan diri. Tidak hanya itu, Arman pun menyambangi rumah dimana In menjual ayam tersebut. Al hasil ayam bangkok hasil curian tersebut berhasil diamankan.

Dari sana, Arman membawa pelaku ke rumah korban (Dodo,red) untuk disidang atas perbuatannya. Dalam hitungan menit warga setempat langsung berkerumun di rumah Dodo. Seketika itu, warga setempat melayangkan bogeman mentah ke bagian wajah pelaku.  Beruntung, aparat kepolisian dari Poles Bengkulu cepat tiba di lokasi. Sehingga, bulan-bulan warga bisa dihentikan.

” Warga resah dengan banyak ayam yang hilang. Makanya, saat datangi rumah Abg yang diduga mencuri itu. Dari sana pelaku pun mengaku atas perbuatannya di hadapan warga,” kata Arman, penjaga malam di RT 8 dan 9.

Arman menceritakan, sebelumnya warga RT 8 dan 9 jalan Rinjani banyak jika ayam dan ruamhnya kerap kali kemalingan. Dari sana, dirinya yang selama ini dipercaya sebagia penjaga menyelidiki pelaku. Al hasil, dirinya mengantongi nama-nama pelaku tersebut.

”In tidak sendirian dalam melancarkan aksinya, ada temannya satu lagi warga Kelurahan Panorama. Tapi, saat didatangi rumahnya sudah kabur duluan. Hasil curainnya diduga digunakan untuk ‘ngelem’. Itu pengakuan pelaku didepan warga, saat saya bawa tadi, ” pungkas Arman.(gie)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed