oleh

ABG Ini Diduga ‘Digagahi’ Lima Pemuda

kupasbengkulu.com – Sf (14) Anak Baru Gede (ABG) Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu menjadi korban dugaan pemerkosaan lima pemuda. Kamis (31/7/2014), sekitar pukul 23.51 WIB, di salah satu hotel obyek wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

”Ya, laporan tersebut telah kita terima dan segera kita tindaklanjuti,” kata Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, Jumat (1/8/2014).

Dalam laporan ibu korban Ga, saat itu korban berserta empat saudaranya berkreaksi ke Mega Mall (Memo), Kota Bengkulu. Setiba di Memo mereka pun bermain game Fun City. Beberapa saat setelah bermain, koin pun habis. Seketika itu, korban kembali membeli koin di kasir.

Seketika itu korban langsung menghilang dan berpisah dengan saudaranya. Namun, berpisahnya korban dengan rombongan tak membuat curiga ibu korban.

Setelah beberapa menunggu kedatangan korban tak kunjung datang, sekitar pukul 22.01 WIB (30/7/2014), ibu korban dan saudarnya beranjak pulang ke rumah. Sayangnya, saat tiba di rumah korban pun belum pulang.

Setelah ditunggu beberapa lama, sekitar pukul 05.01 WIB, Rabu (30/7/2014), ibu korban melihat korban sudah berada di dalam kamarnya tanpa diketahui kapan korban pulang. Dari sana ibu korban, menanyakan kepada korban. Namun, korban tidak menggubris pertanyaan ibu korban. Sehingga ibu korban mengusir korban.

”Dari mana kau, kendak kau apo?, Kalau hendak bebas keluarlah dari rumah,” kata ibu korban dalam laporannya.

Selesai ibu korban berbicara seperti itu, korban kemudian menyiapkan baju-bajunya untuk minggat tanpa diketahui oleh orang lain.

Keesokan hari keluarga korban sibuk mencari korban dan mendapat kabar bahwa korban berada di salah satu hotel di obyek wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu. Setelah salah satu keluarga korban datang ke lokasi, ditemukan korban sedang duduk didepan hotel tersebut.

Saat ditanyai dilokasi tersebut, korban mengakui telah diperkosa oleh lima pemdua. Dari lima pemuda itu, satu diantaranya kenalan korban berinisial , Ni. Hal ini menyebabkan ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bengkulu.

”Pelaku saat ini sedang kita selidiki dan mencari keberadaan para pelaku,” pungkas Iksantyo.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed