oleh

Ajukan Dana Rp 6 Miliar, Erwandi Ingin Bangkitkan Olahraga Bengkulu Utara

Ajukan Dana Rp 6 Miliar, Erwandi Ingin Bangkitkan Olahraga Bengkulu Utara

kupasbengkulu.com, Bengkulu Utara – Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI ) Bengkulu Utara telah mengajukan dana ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) senilai Rp 6 miliar.

Terobosan tersebut upaya untuk meningkatkan berbagai cabang olah. Baik itu cabang olah prestasi maupun olah raga partisipasi.

Dikatakan, Ketua KONI Bengkulu Utara, Erwandi, langkah ini sesuai visi menjadikan KONI sebagai organisasi yang independen dan profesional untuk membangun prestasi olah raga nasional, guna mengangkat harkat dan martabat bangsa indonesia.

“Sedangkan misi meningkatkan prestasi olah raga indonesia melalui pembinaan organisasi dan peningkatan sumber daya olah raga yang efektif penggunaan sport science dan tehnology, serta membangun karakter olah ragawan guna menciptakan atlet yang berprestasi ditingkat daerah, nasional dan internasional,” tambahnya, Senin (30/11).

Untuk mencapai tujuan tersebut dibawah kepemimpin KONI Bengkulu Utara yang dilantik pada Bulan November tahun 2013 banyak perubahan yang sangat dirasakan.

Seperti telah terbentuknya pengurus KONI di 17 kecamatan. Kemudian lagi, upaya untuk mendukung lahirnya atlet yang berkualitas, tentu harus didukung dengan sarana dan prasarana yang lengkap.

Adanya fasilitas olah raga yang memadai, bus atlet dan yang lainnya. Untuk mendapatkan fasilitas tersebut,KONI Bengkulu Utara telah mengajukan anggaran ke Kemenpora senilai Rp 6 miliar. Proposal telah diserahkan pada Munas di DCC Jakarta belum lama ini.

Dengan berbekalkan pendidikan dan pengalaman dan dipercayakan untuk membangun olah raga menjadi kebutuhan masyarakat di Bengkulu Utara. Karena Dengan olah raga masyarakat sehat.(jon/adv)

Profil Singkat

Nama : ERWANDI,S.ip
Tempat Tanggal Lahir : Lubuk Pendam,05 Desember 1977
Agama : Islam

Riwayat Pendidikan :

– SDN Lubuk Durian 1989
– MTS Taba Padang 1992
– MA Taba Penanjung 1995
– Universitas Ratu Samban 2014.

Rekomendasi