oleh

Anak Pramuka Ini Jadi Perwira Polisi

-PROFIL-3 views
Kapolsek Gading Cempaka, AKP. Forukh Oktora
Kapolsek Gading Cempaka, AKP. Forukh Oktora

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Untuk pertama kali menjadi seorang polisi sangat berat ia jalani. saat itu, pewira polisi ini menjabat menjadi Kapolsek di Kecamatan Gedung Menek Lampung yang desa terpencil tanpa ada penerangan pada malamnya.

Ujian datang beberapa waktu ia menjabat sebagai kapolsek, kejadian yang tak diharapkan terjadi. Saat itu pemuda Lampung menghajar habis seorang pemuda Bali hingga menimbul gejolak antar kedua kubu.

Perang antar kubu tersebut membuat Polisi yang berparas seperti arab ini,terpaksa harus standby 24 jam. Pasalnya keluarga dari pengerokan yakni dari suku bali tidak terima satu orang bali di hajar habis-habis oleh lima orang Lampung. Sehingga, dari penjuru suku Bali yang ada di Lampung mendatangi Desa Gunung Tapak Kecamatan Gedung Meneng, lampung selatan.

Beruntung aksi ini sempat didamaikan oleh Polisi yang berparas khas orang arab ini. Karena bila terjadi keributan antara dua kubu, maka tidak bisa dipisahkan. Hal ini juga kondisi daerah yang jauh dari bala bantuan dari POlres berkisar 3 jam perjalan.

Ini hanya sepenggal kisah anak pertama dari empat saudara pasangan dari H. Fakhri Bustamam SH Dan Suryati SPd, memulai karirnya masuk ke Akpol mendaftar di Polda Bengkulu. Sewaktu kecil, Forukh Oktora, memang sejak dahulu menyenangi berbau militer. Pada saat seoklah sendiri, lelaki yang berumur 32 tahun ini selalu mengikuti pramuka untuk melatih fisik dan mentalnya.

Setelah tamat dari Sekolah Menegah Atas, bapak beranak dua ini ikut mendaftar menjadi seorang polisi. Namun kali ini dia harus mengurungkan niatnya untuk menjadi aparat penegak hukum karena tidak lulus seleksi.

Untuk mengisi kekosangan pria asal Bengkulu ini, melanjutkan diri untuk menimbah ilmu disalah satu universitas tinggi di Kota Bengkulu. Pada itu, karena darahnya sendiri memacu untuk menjadi seorang polisi, ia kembali berlatih setiap jadwal kosong waktu kuliah.

Lalu ditahun 2002 ia kembali mencoba keberuntungan untuk menjadi polisi. Ternyata pada saat itu, keberuntungan tersebut berpihak kepadanya. Setelah, tiga tahun pendidikan, ditahun 2005 lima ia lulus bersama empat orang rekannya.

Seketika lulus, polisi dengan tinggi kurang lebih 170 cm meter ini langsung di lempar di Polda lampung. Beberapa tahun kemudian, ia di kembalikan ke Polda Bengkulu sebagai Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Bengkulu. Lalu, ia kembali dipindah tugaskan ke Polres Bengkulu Selatan dan setelah itu ia kembali ditugaskan ke Polda Bengkulu di Unit Titipiter Dit Reskrimsus Polda Bengkulu.

Kini dalam tiga bulan terakhir, sesuai dengan intruksi Polda Bengkulu polisi yang berpangkat AKP ini dipercaya sebagai pemimpin wilayah Gading Cempaka yang dikenal tindka kejahatanya paling tinggi di Kota Bengkulu.

“Wilayah gading belum aman, terbukti dari laporan yang masuk lebih tinggi dibandingkan dengan polsek lain. Paling tidak ada 1 LP setiap hari, baik pencurian, penganiayaan maupn kasus yang lain” kata AKP Forukh Oktora.

Menurutnya, saat ini wilayah yang tindak kejahatannya tinggi tersebut menajadi PRnya nanti. Dimana saat ini strateginya, untuk melakukan keamanan di Wilayah Kecamatan Gading dan Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu, ia mengaktifkan Bhabin Kantibmas di 11 titik, diantaranya,satu Babin untuk satu kelurahn.

“Upaya meningkatkan keamanan kita rutin Patroli rutin siang maupun malam. Hal ini untuk mengantisipasi tindak pidana kejahatan di wilayah hukum Gading Cempaka. Ini juga sesuai instruksi langsung dari kapolda, setiap kelurahan harus ada babin,” jelasnya.

Untuk tindakkan kejahatan ini, ia hanya bisa menghimbau kepada masyrakat karena kejahatan bisa terjadi kapanpun serta juga tidak selalu polisi selalu ada di samping masyrakat. Untuk itu, masyrakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri untuk menghentikan tindak kejahatan.

“Hanya satu himbaun saya, amankan diri dan barang anda dari kejahatan,” imbau, Kapolsek yang hobby bilyar ini.

Namun, sejauh mana capainya hingga sekarang, Kapolsek yang lemah lembut berbicaranya tersebut, sudah bersyukur diberikan berkah yang kepadanya. Hanya saja ia berharap bisa mebahagiakan dirinya dan membahagiakan orang lain.

Penulis: Dodi Irawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two × one =

News Feed