oleh

Angkut 18 Siswa Pentagon Kaur, Bus Sekolah Terbalik

Bus Sekolah yang membawa 18 siswa Pentagon Kaur
Bus Sekolah yang membawa 18 siswa Pentagon Kaur

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Bus Sekolah milik Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Kaur terbalik. Bus yang mengangkut 18 siswa Pentagon Kabupaten Kaur ini mengalami kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang.

Data terhimpun, sekitar pukul 08.01 WIB, Minggu (15/3/2015), bus sekolah BD 8006 WY, yang bermuatan penumpang sebanyak 18 orang ini, melaju dari arah kabupaten Kaur menuju Kecamatan Seginim.

Dengan tujuan untuk mngantarkan ke 18 siswa sekolah Pentagon Kabupaten Kaur melakukan praktek lapangan ke kolam ikan Air Deras yang ada di kecamatan Seginim dan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan.

Namun, sekitar pukul 10.45 Wib saat melintas di jalan menikung lintas barat Manna–Lampung tepatnya di sawangan lahan perkebunan sawit warga Desa Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang.

Mobil bus sekolah yang dikemudikan Parno (35) ini, bersenggolan dengan mobil box jenis fuso BD 9620 AF, yang berlawanan arah tujuan Jakarta. Seketika mobil bus yang mengangkut 18 pelajar sekolah ternama di Kabupaten Kaur ini terbalik dan nyasar ke aspal, beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian itu.

“Ada dua bus sekolah yang kami gunakan untuk membawa anak–anak praktek lapangan ke kolam air deras Seginim. Saya bersama rekan guru yang lain membuntuti dua unit Bus Sekolah yang iring-iringan itu dari belakang dengan menumpang mobil lain,” kata Kepala Sekolah Pentagon Kaur Yeye Hendro, dikonfirmasi kupasbengkulu.com, saat mengunjungi dua orang siswanya yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Hasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Lanjut Kepsek, kecelakaan itu terjadi akibat mobil Box Fuso dari arah Kota Manna menuju arah Kaur bersenggolan pada bagian belakangnya dengan mobil Bus yang ditumpangi 18 siswa. Dalam kecelakaan itu walaupun ada satu orang siswa yang terpental keluar bus, yang meluncur melewati kaca depan mobil, namun tidak mengalami luka yang berarti.

“Ada 8 orang yang terluka akibat terkena pecahan kaca mobil. Dua diantaranya yakni Ega Pratama (16) dan Asep yuda Pratama (16) masih dirawat di RSHD Manna. Sementara 6 siswa lainnya sudah bisa pulang,” terang Yeye.

Terpisah, Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis S.IK melalui Kapolsek Kedurang, Ipda Candra Permana membenarkan, kejadian itu.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, 8 orang korban hanya mengalami luka ringan,” tutup Candra.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

17 − 1 =

News Feed