oleh

Antibiotik bukan Pilihan Tepat Atasi Flu

Ilustrasi (Foto : Istimewa)
Ilustrasi (Foto : Istimewa)

kupasbengkulu.com – Kebanyakan ibu akan panik saat buah hatinya terserang penyakit. Menurut data riskesdas tahun 2007, kejadian penyakit infeksi pada anak terbanyak adalah infeksi saluran napas. Salah satu gejalanya adalah flu.

Melihat anak terserang flu, ibu akan segera memberikan obat. Tidak jarang antibiotik menjadi pilihan. Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan bakteri.

Serangan flu pada anak tidak selamanya disebabkan oleh bakteri. Dalam buku Ilmu kesehatan anak Nelson disebutkan bahwa penyebab tersering dari infeksi saluran nafas pada anak adalah virus.

Infeksi pada virus tidak diobati dengan menggunakan antibiotik. Kebanyakan infeksi yang disebabkan oleh virus pada saluran nafas atas memiliki sifat “self limiting diseases” Atau bisa sembuh sendiri. Dengan syarat anak tidak mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh.

Saat anak terserang flu ibu dapat berikan makanan yg bergizi seperti telur, ikan, ayam, daging, sayur-sayuran, dan buah-buahan yang mengandung vitamin c.

Makanan yang bergizi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jika anak demam baru diberikan obat penurun panas. Obat penurun panas yang dapat diberikan bisa paracetamol ataupun ibuprofen.

Pemberian antibiotik sangat tidak dianjurkan. Antibiotik memiliki efek samping yang cukup berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter. Alergi pada antibiotik bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan segera. Dengan penggunaan antibiotik secara bebas juga dapat menyebabkan resistensi terhadap obat.

Alangkah sayangnya jika anak kita mengonsumsi obat yang tidak tepat. “Be a smart mom”. Pemberian obat tanpa pengawasan dokter bukanlah pilihan yang tepat.

Penulis: Tari Naswida, Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Bengkulu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

11 + 3 =

News Feed