oleh

Asean-Japan Youth Forum, 100 Pemuda Berkumpul di Bengkulu

ASEAN Japan
Acara The Asean-Japan Youth Forum 2015

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Seratus pemuda dari 11 negara (Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Fhilipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Jepang) berkumpul di Kota Bengkulu dalam acara The Asean-Japan Youth Forum 2015, yang diselenggarakan pada tanggal 4-7 Maret 2015.

Acara ini mengangkat tema: “The Role of Youth on Strengthening Asean-Japan Partnership Toward Asean Community 2015”. Para peserta lolos seleksi mengalahkan 3.012 peserta yang mendaftarkan diri untuk ikut dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang pertama kali diadakan oleh antarorganisasi kepemudaan Asean dan Jepang ini memiliki tujuan memperkuat orientasi ke depan, kerjasama pemuda dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) serta mensosialisasikan pemahaman mengenai MEA 2015.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasu. Kita berharap melalui kegiatan ini dapat membawa dampak positif bagi Provinsi Bengkulu, sehingga Bengkulu dapat dikenal oleh peserta dan para peserta dapat membawa cerita tentang Bengkulu ke negara asal mereka,” kata Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, Kamis (05/03/2015).

MEA akan dimulai pada Oktober 2015 mendatang. Meskipun Bengkulu merupakan daerah yang kecil, namun Bengkulu memiliki potensi yang luar biasa. Terlebih di bulan September mendatang akan Bengkulu dipercaya menjadi tuan rumah Simposium Internasional Rafflesia.

“Regenerasi merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan, bagaimana pun pemuda menjadi bagian terpenting dalam pembangunan. Diharapkan juga melalui pertemuan ini dapat menjadi buah pemikiran dari negara luar untuk mau berinvestasi ke Bengkulu.

“Biaya promosi merupakan biaya terbesar, dengan kegiatan ini menjadi salah satu ajang promosi ke tingkat dunia, sehingga Bengkulu sangat menyambut baik setiap penyelenggaraan kegiatan nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Sementara, Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan Bachtiar Najamudin, yang juga dewan pembina dalam terselenggaranya kegiatan ini mengungkapkan kegiatan ini dilakukan untuk terjalinnya kerjasama yang erat antar negara-negara Asean juga Jepang. Pemuda memiliki tingkat pengetahuan dan intelektual yang baik dalam menanggapi isu-isu masa kini.

“Tempat wisata kita hanya menunggu waktu untuk dikenal dan dikunjungi. Para pemuda merupakan agen yang baik bagi pembangunan yang kita harapkan sehingga ke depan kita ingin kegiatan seperti ini tetap terus dilaksanakan dan menunggu event-event lain untuk digelar di Bengkulu,” tandasnya. (val)

HUT MUKOMUKO pemprov

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

seven + thirteen =

News Feed