oleh

Banjir, 13 Tahun Drainase Tak Dikeruk

Drainase yang sudah 13 tahun tidak dikeruk diduga menjadi salah satu penyebab banjir di beberapa kelurahan di Kota Bengkulu, Selasa (21/01/2014)
Drainase yang sudah 13 tahun tidak dikeruk diduga menjadi salah satu penyebab banjir di beberapa kelurahan di Kota Bengkulu, Selasa (21/01/2014)

kupasbengkulu.com – Banjir di sejumlah kelurahan di Kota Bengkulu, salah satu penyebabnya drainase sepanjang 250 meter yang berada di area persawahan dan rawa sudah 13 tahun tidak dikeruk. Hal ini diungkapkan Sagek (50), warga RT.09 Kelurahan Suka Merindu Kota Bengkulu.

“Saya sudah 13 tahun lebih tinggal di sini, dan dari awal drainase ini dibuat tak pernah dikeruk sampai sekarang,” ujar Sagek.

Drainase sepanjang 250 meter ini terhubung dengan pintu air klep 2. Drainase tampak tertutup rerumputan tebal yang menyebabkan air tak dapat mengalir maksimal.

Apabila musim hujan tiba, kata Sagek, air yang tak bisa mengalir akan membanjiri sawah dan rumah warga di Kelurahan Suka Merindu, kemudian mengalir ke perumahan warga di Tanjung Jaya dan Tanjung Agung.

“Kalau sudah hujan, maka sawah dan rumah akan kena banjir. Banjir ini akan menyebar hingga kelurahan lainnya,” ujarnya lagi.

Ditambahkan Rizal Efendi, warga yang juga mantan ketua RT setempat, lebih jauh lagi banjir menyebabkan sejumlah warga mengalami gagal panen.

“Warga di sini sering gagal panen akibat banjir. Kadang, baru saja ingin menanam padi sudah kena banjir, akibatnya warga merugi. Kuncinya bersihkan dulu drainase ini, supaya sawah tak kena banjir lagi,” tambah Rizal.

Selain itu, Sagek dan Rizal mengatakan, pihaknya sudah sering mengadukan hal ini ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bengkulu, namun tak membuahkan hasil.

“Kami sudah melaporkan terkait drainase ini ke kantor PU. Waktu itu sedang ada pengerukan di daerah lain, dan mereka bilang selanjutnya akan ada pengerukan drainase di daerah kami. Namun sampai sekarang tidak dilakukan. Ketika kami tanyakan, katanya drainase ini ada masalah, tapi tak jelas masalahnya apa,” kata Sagek lagi.

Sagek dan Rizal berharap, pemerintah Kota Bengkulu segera mengambil langkah tegas guna penanggulangan banjir yang lebih parah lagi. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed