oleh

Batal Umroh, Peserta Salat Berhadiah Menangis

menangis
Ustadz Syafril

kupasbengkulu.com – Salah seorang peserta salat jamaah berhadiah Qoriyati, menangis tersedu-sedu di depan Ustadz Syafril, yang merupakan panitia program salat tersebut, Rabu (10/9/2014).

Qoriyati dan adiknya Gusnovianti, dipastikan batal mendapatkan hadiah Umroh yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, meski sudah mengikuti program salat berhadiah hingga minggu ke 31.

Disebutkan Qoriyati, dirinya yang kebetulan sedang ‘datang bulan’ tidak mengikuti salat berjamaah. Namun, tetap datang ke Masjid At-Taqwa untuk mengumpulkan fotocopy KTP. Sangat disayangkan Qoriyati datang agak terlambat karena harus mengurusi adiknya yang menderita keterbelakangan mental.

“Saya sedikit terlambat tadi, soalnya harus mengurus adik saya dulu karena dia keterbelakangan mental. Tapi, adik saya ini tetap ikut salat menunggu di luar. Sebenarnya dari tadi saya mau mengumpulkan fotocopy KTP, tapi panitianya sibuk diwawancara,” kata Qoriyati sambil terus menangis.

Kendati demikian, panitia salat berjamaah tetap tidak akan memasukkan nama Qoriyati ke dalam daftar peserta, karena dikhawatirkan jika ini terjadi akan menimbulkan kecemburuan kepada peserta lainnya, baik yang sudah tereliminasi maupun yang masih bertahan.

Selain itu, panitia juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu datang tepat waktu sebelum salat dimulai karena harus mengikuti takbiratul ula bersama. Peserta yang gugur juga diharapkan lebih berlapang dada karena tidak akan menerima hadiah umroh, haji, maupun mobil.

“Hampir setiap minggu kami ingatkan bahwa dalam program salat ini harus dilakukan berjamaah dan ikut tak takbiratul ula, tidak boleh terlambat. Jadi mohon maaf tidak bisa dibantu, otomatis langsung gugur. Kalau kami terima, ini ketidakadilan bagi peserta lainnya,” tutup Ustadz Syafril.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

19 + eleven =

News Feed