oleh

Batita Pengidap Tumor Asal Kaur Sudah Dirawat di RSCM

Rifa saat berada di RSCM Jakarta
Rifa saat berada di RSCM Jakarta

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Tak lama setelah dikabarkan terlantar di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, batita pengidap tumor Intraabdomen Susp Tratama asal Kabupaten Kaur, Rifa, akhirnya sudah ditangani tenaga medis.

Meri Aprianti, tim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu pun memberikan klarifikasi atas kejadian yang menimpa Rifa sekeluarga hingga dikabarkan terlantar.

Meri mengatakan setelah kunjungan Honiarty Junaidi (isteri gubernur Junaidi Hamsyah) ke kediaman Rifa di Kaur beberapa waktu lalu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur untuk menentukan waktu yang tepat merujuk Rifa ke Jakarta.

Waktu itu keluarga belum mau ke Jakarta, Meri sempat menyampaikan agar jangan sampai terlambat merujuk ke Jakarta. Rujukan pun dilakukan berjenjang dari Puskesmas Linau ke Rumah Sakit Cahaya Batin Kaur, kemudian ke Rumah Sakit M. Yunus Bengkulu. Dari M. Yunus kemudian diberikan rujukan ke RSCM Jakarta.

“Semenjak dari M. Yunus itu saya kontak-kontakan terus dengan pak Yurman (keluarga Rifa-red). Setelah mendapat persetujuan rujukan dari dokter, keluarga mau berangkat hari itu juga (Selasa, 10/03/2015-red). Saya anjurkan berangkat hari Minggu (15/03/2015-red) untuk efisiensi waktu dan biaya agar bisa langsung ke RSCM hari Senin (16/03/2015-red). Selain itu juga kalau berangkat hari Minggu kita bisa sediakan pendamping dari M. Yunus, karena harus koordinasi dulu, tidak bisa langsung-langsung saja menugaskan. Tapi keluarga tetap mau berangkat hari itu juga, akhirnya kami sarankan lagi untuk berangkat hari Jumat (13/03/2015-red) agar bisa ditangani segera,” terang Meri, Selasa (17/03/2015).

Tidak hanya itu, menurut Meri, pihaknya juga menyediakan satu unit mobil travel untuk mengantarkan pasien langsung ke Bandara Fatmawati dan diurus hingga pesawat benar-benar terbang ke Jakarta. Namun ternyata hari Jumat itu tidak bisa langsung dirawat di UGD, dan keluarga Rifa ingin kembali lagi ke RSCM pada hari Senin.

Namun disayangkan pada hari Senin ayah Rifa (Firman) dan Yurman kembali lagi ke Kabupaten Kaur karena dipanggil isteri Bupati Kaur untuk menerima bantuan, sementara Rifa dan ibunya (Amrina) masih berada di Jakarta.

“Setiap beberapa jam saya telpon keluarga untuk memastikan keberadaannya. Saya lumayan kecewa ketika Pak Firman dan Pak Yurman kembali ke Kaur, sementara Rifa dan ibunya ditinggal di Jakarta padahal sebelumnya mereka bilang sanggup berobat tanpa pendampingan dengan alasan ada keluarga di Jakarta,” katanya.

Kemudian, diketahui setelah menerima bantuan dari isteri Bupati Kaur, Firman dan Yurman kembali lagi ke Jakarta menggunakan mobil dan ini tentunya memakan waktu. Saat ini Rifa sudah dirawat di UGD RSCM dikarenakan ruangan khusus anak sudah penuh, mengingat RSCM merupakan rumah sakit rujukan se Indonesia. Demikian halnya dengan rumah singgah yang dianjurkan bagi Rifa dan keluarga untuk menghemat biaya. Rifa sudah menjalani pemeriksaan oleh dokter, antara lain USG, cek darah, serta pemeriksaan lainnya, dan sedang menunggu hasil laboratorium.

“Jadi bukan diterlantarkan, tapi antrian memang penuh, jadi tidak bisa langsung dapat ruang inap. Keluarga Rifa saat ini berada di kantor perwakilan Bengkulu yang ada di Jakarta, sambil mencari pondokan yang dekat dengan RSCM. Siapapun pasti akan ditangani sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,” tandasnya. (val)

(Baca juga : Batita Penderita Tumor Asal Kaur Terlantar di Jakarta)

(Baca juga: Terlantar di RSCM, Gubernur Belum Terima Konfirmasi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

9 − 3 =

News Feed