oleh

Batu Akik Muara Sahung Motif “Nyi Roro Kidul” Ikut Pameran

batu akik motif putri duyung
batu akik motif putri duyung

Kaur, kupasbengkulu.com – Desa Muara Sahung, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur merupakan daerah penghasil batu akik di Kabupaten Kaur, di desa ini manyoritas warga menggantungkan hidup mereka dengan mencari batu akik selain bertani dan terdapat juga pengrajin batu akik.

Batu akik yang dihasilkan di Kaur ini terdapat beberapa jenis yakni Solar, Cempaka Merah (Red Rafflesia), Cempaka Kuning, Teratai, Sulaiman, Natural Ring, Crisopola, Pancawarna, Lavender dan masih banyak lainnya.

Untuk menghimpun penggemar dan memanjakan pengoleksi serta penggemar batu akik di Kabupaten Kaur Camat Muara Sahung, Junis Mawan Tomi akan menggelar pameran batu akik dalam rangka memperingati HUT Kecamatan Muara Sahung, pameran ini batu akik yang ikut pameran tentunya akan dijual oleh pemiliknya.

Pameran akan digelar di Kantor Kecamatan Muara Sahung pada tanggal 20 hingga 24 Maret 2015. Dengan pendaftaran gratis dan siapa saja boleh ikut untuk memamerkan batu akik kesayangannya.

Disini pengunjung dapat berkunjung ke stand-stand yang telah disediakan dan tentunya banyak pilihan koleksi batu akik dan pembeli dapat bertransaksi langsung dengan penjual. Yang tentunya harga dipameran ini lebih murah dari harga dipasaran.

Salah satu peserta yang akan ikut dari sekian banyak masyarakat penggemar koleksi batu akik yakni Dedi (35) warga Kecamatan Maje Kabupaten Kaur. Dedi akan mengikuti pameran batu akik dengan memamerkan beberapa koleksi batu akiknya salah satunya batu akik kesayangannya yakni guratan dan serta batu yang bermotif Nyi Roro Kidul.

Batu tersebut sudah diasah dalam bentuk sebuah liontin, dan terdapat motif putri duyung dengan lebar satu (1) centimeter (cm) dan pangjang 2 cm.

Medi mengakui motif ini ia temukan tidak sengaja, dan baru diketahui setelah diasah dan menjadi liontin yang saat ini dijadikan kalung dan ia pakai sendiri.

“Saya baru mengetahui motif ini setelah diasah dan berbentuk lionton ini, dan karena penasaran saya bawa ke pelukis untuk dilihat kebenarannya, dan orang itu bilang motif tersebut juga mirip lukisan nyi roro kidul,” pungkas Dedi singkat.

Sayangnya dalam pameran yang akan diikutinya tersebut Dedi belum mematok berapa harga batu motif putri duyung ini akan ia jual.

“Belum tahu berapa yang akan saya jual nanti, namun batu ini pasti ikut pameran. Untuk harga kita lihat aja nanti,” tutupnya. (mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

fifteen − three =

News Feed