oleh

Benarkah Mudik Boleh Tidak Berpuasa ?

Ilustrasi : Istimewa
Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com- Jelang hari raya idul fitri 1435 H, para pemudik di Kota Bengkulu mulai sibuk dengan perjalan menuju kampung halaman. Pada salah satu bus tujuan Lampung yang berhenti di lampu merah terlihat beberapa penumpangnya dengan leluasa menikmati air mineral.

Islam memang memperbolehkan orang yang sedang dalam perjalanan untuk tidak berpuasa. Seperti yang diungkapkan oleh Ustadzah Bunga Yayan kepada kupasbengkulu.com

“Musafir itu artinya orang yang sedang dalam perjalanan ya, tapi dalam perjalanan yang baik. Mudik kan adalah perjalanan yang baik, karena bertujuan untuk silahturahim asal tujuan jangan untuk pamer ke kampung saja. Nah dalam islam memang musafir diperbolehkan tidak berpuasa” ungkap pengasuh Bengkulu Hijabers Community ini.

Meski demikian menurutnya, tetap harus dilihat antara perjalanan orang dulu dengan orang sekarang. Jika dahulu seseorang yang dalam perjalanan tersebut berjalan kaki atau naik kuda, yang jelas jelas membuat lelah. Namun kini perjalanan bisa ditempuh dengan singkat menggunakan berbagai moda transportasi.

“Janganlah bohong dan berpura pura lemas jika seandainya seseorang memang kuat untuk berpuasa meski sedang mudik. Tapi jika seandainya perjalanan memang melelahkan bolehlah tidak berpuasa” tambahnya.

Seseorang harus tahu batas mana ia kuat untuk tetap berpuasa ketika sedang dalam perjalanan lanjutnya, karena abu huraira pernah berkata bahwa orang yang baik adalah orang yang tahu kadar dirinya.

Bagi anda yang tetap ingin berpuasa ketika dalam perjalanan mudik anda bisa mencukupi kebutuhan cairan tubuh saat sahur. Namun untuk berjaga jaga jika dalam perjalanan anda betul betul tidak kuat, tetaplah membawa bekal secukupnya.(cr10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed