oleh

Bengkulu Kebagian 32 Bus

Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd.
Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd.

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Rencana untuk merealisasikan Bus angkutan umum di Kota Bengkulu ternyata tidak murah, nyatanya dalam pengadaan Bus tersebut menelan dana Rp 32 miliar.

Gubnernur Bengkulu Junaidi Hamsyah menjelaskan, dana yang diperuntukkan Rp 32 miliar tersebut tak hanya direalisasikan Bus tersebut. Namun, dari anggaran tersebut juga diperuntukkan perbaikan terminal Betungan Kota Bengkulu, yang nantinya dijadikan pangkalan utama Bus ini.

“Nah, untuk terminal Betungan kita segera kita realisasikan, kita usulkan 32 Bus dan ada Rp 32 miliar untuk bus ini dan untuk terminal Betungan kita akan jadikan tipe A, yang semula hanya bertipe B,” kata Junaidi.

Menurutnya, Bus yang nantinya akan dipilih disesuaikan dengan keadaan jalan yang ada di Bengkulu. sehingga, jalur Bengkulu yang masih dianggap sempit bisa mempermudah lajur bus tesebut.

“Menurut usulan Pak mentri, apabila mencari Bus nantinya jangan terlalu besar dari jalan,” ujar Junaidi.

Angkutan umum ini nantinya akan direncanakan untuk tiga jalur khusus, yakni Terminal Betungan-Nakau, Betungan -Tais, dan Betungan-Rawa Makmur. Namur, jalur yang digunakan bakal diperuntukkan dijalur yang disesuaikan dengan angkutan umum lainnya. sehingga tidak terjadi perebutan penumpang antar Bus dan angkutan umum lain.

“Nanti bus ini akan direalisasikan di jalur dari luar dari Angdes dan angkot sehingga semua angkutan akan hidup,” jelasnya.

Namun, rencana pembanguan ini sempat tak disetujui oleh Mentrri Perhubungan RI Ignatius. Menurut Ignatius kepada Gubernur, rencana pembuatan pembanguan dan realisasi bus tersebut sangat sulit di gerakkan.

Pasalnya, bercermin di daerah atau provinsi lain, rencanya pembanguan tersebut sama sekali tidak berpengaruh di Kota-kota. sehingga, dalam hal ini Mentri perhubungan tak tertarik dengan rencana untuk merealisasikan terminal Betungan tersebut.

“Menurut Pak menteri, ia tak tertarik dengan pembangunan ini, kalau ia tertarik katanya dia akan batu. katanya, di luar Provinsi saja bus seperti ini banyak yang menganggur dan itulah yang dikhawatirkan pak Menteri,” demikian Junaidi.(dex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eight + six =

News Feed