oleh

Bengkulu Masih Defisit Rp 200 Miliar

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi, SP.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi, SP.

kupasbengkulu.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), DPRD Provinsi Bengkulu, Siswadi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang mengklaim kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tembus sebesar Rp 84,6 Miliar dari APBD 2013 sebesar Rp 1,72 Triliun menjadi Rp 1,8 triliun. Namun, masih mengalami defisit yang menyentuh angka Rp 200 Miliar.

Ia menambahkan, defisit anggaran tersebut disebabkan belanja langsung dan tak langsung pemerintah, termasuk kenaikan gaji dan tunjangan bagi PNS di lingkungan Pemrov Bengkulu. Sebab, pendapatan dari dana perimbangan, Provinsi Bengkulu hanya mampu mengoleksi dana sebesar Rp 1,5 Miliar.

”Kita mengapresiasi PAD yang naik hingga Rp 84,6 Miliar, sehingga APBD Provinsi Bengkulu menjadi Rp 1,8 Triliun dibanding 2014 hanya Rp 1,72 Triliun,” kata Siswadi, Senin (11/8/2014), saat sidang Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu.

Disisi lain, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto ikut mengkritisi, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), APBD 2013 mencapai Rp 210 miliar.

”Silpa berlebih itu bukan keberhasilan SKPD, yang efissiensi anggaran, tetapi tidak terserap oleh pekerjaan. Kasihan masyarakat masih banyak menikmati jalan rusak di beberapa daerah,” demikian Suharto.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

3 × four =

News Feed