oleh

Berkah Pembuat Cendol di Bulan Ramadhan

cendol
kupasbengkulu.com – Salah satu menu khas ramadhan yang biasa dijumpai di Bengkulu adalah cendol, karenanya banyak pengusaha cendol yang ikut merasakan berkahnya pada bulan ini. Keluarga Sapawi misalnya, yang telah 15 tahun menjalani usaha ini.

Pembuatan cendol milik keluarga pak sapawi dikerjakan dirumahnya di RT 26, RW 07 Kelurahan Sawah Lebar Baru.  Karena usaha ini merupakan usaha keluarga, pembuatan dilakukan oleh Mega, istri pak Sapawi yang dibantu oleh kedua kakak iparnya, Niar dan Juriani.

Dalam sehari biasanya mereka menerima 50 kilo tepung pesanan dari para pelanggan setia yang tersebar dari beberapa titik, mulai dari warga sekitar, pedagang pasar minggu, pedagang KZ dan PTM hingga Barukoto.

“Kami biasa terima pesanan, kalau tidak ada pesanan kami tidak buat. Kalau bulan puasa yang mesan banyak , sekali pesan bisa 24 kilo tepung” ujar Niar sambil mengaduk cendol yang selesai dicetak.

Niar menambahkan cara menjual cendol memang dihitung dari tepung mentah, untuk satu kilo dihargai Rp 35 ribu. dari satu kilo tepung akan menjadi beberapa kilo cendol.

Biasanya mereka membuat cendol dari jam 08.00 Wib hingga 14.00 Wib, di tanah kosong samping rumah pak sapawi. Proses memasak tepung cendol menggunakan periuk dan kayu bakar, karena jika memakai kompor adonan cendol akan susah diaduk dan gampang mengeras.

“Kami memang dari dulu membuatnya pakai kayu bakar dan periuk, karena cendol yang dihasilkan akan lebih bagus dan pulen karena masaknya pas. Kami sangat menjaga kualitas karena tidak mau pelanggan kecewa kalau cendolnya jelek” ungkap Juriani sambil mengayak adonan cendol diatas cetakan.

Bertahun tahun menjalani usaha ini mereka mengaku senang karena mendapatkan keuntungan yang menyenangkan. Namun kendala hujan masih menjadi masalah bagi mereka, karena mereka biasa memasak di halaman samping rumah yang tidak beratap selain itu pelanggan kerap tidak jadi mengambil pesanan bila hujan.

“kalau keuntungan bersih biasanya setiap bulan puasa kami masing masing dapat Rp 3 juta, karena selama bulan puasa kan hanya membuat selama 25 hari, sebab kalau sudah mau lebaran sudah tidak ada yang memesan” pungkas Niar sambil mengangkat cendol yang sudah jadi.(cr10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed