oleh

Besok Pertamina Hentikan Penyaluran Premium ke SPBU di Jalan Tol

Isi Bensin

kupasbengkulu.com – Selain pembatasan penjualan BBM jenis Solar di sejumlah SPBU, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga menginstruksikan agar Pertamina menghentikan Penyaluran BBM jenis Premium bersubsidi dan menggantinya dengan Pertamax. Selama ini Premuim bersubsidi dijual seharga Rp 6.500 per liter, sementara Pertamax dijual Rp 12.900 per liter atau dua kali lipat harga Premium.

Hal itu pun diakui Sales Executive Retail Fuel Marketing Wilayah VI Pertamina Bengkulu, Sigit Wicaksono HP, namun ia menjelaskan instruksi tersebut berlaku untuk seluruh SPBU yang berlokasi di Jalan Tol.

Sigit menjelaskan terdapat 29 SPBU yang berada di Jalan Tol, 27 SPBU berada di Jawa Bagian Barat dan 2 lainnya di Jawa Timur.

“Berdasarkan instruksi BPH Migas terhitung tanggal 6 Agustus 2014 Pertamina diminta untuk berhenti menyalurkan premium ke SPBU yang berada di rest area Jalan Tol. Instruksi itu belum berlaku di wilayah Bengkulu namun hanya di Pulau Jawa,” ungkapnya.

Terkait kuota BBM untuk Bengkulu setelah APBN-P, Sigit mengatakan kemungkinan akan ada kuota baru sebagai bentuk penyesuaian, khususnya untuk premium. Sebab sebelum mengalami perubahan di APBN kuota premium di seluruh Indonesia dianggap berlebih dan realisasinya hanya sekitar 89 persen.

“Sebelumnya kita berpatokan pada APBN 2014, namun setelah APBN-P ini kemungkinan besar akan ada penyesuaian kuota mengingat kuota premium masih banyak tersisa. Penyesuaiannya bisa jadi akan dialihkan ke solar, tapi hingga saat ini belum ada kepastian mengenai perubahan kuota itu,” demikian Sigit.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed