oleh

Biadab! Tujuh Remaja Perkosa Siswi SMP Bergiliran

illustrasi
illustrasi

rejang lebong, kupasbengkulu.com- Ulah yang dilakukan oleh tujuh remaja yakni, Ar (16), De (13), Fb (13), Lh (13), Bd (18), Yi (18) dan Re (18) ini benar-benar keterlaluan. Bagaimana tidak, diusia yang masih sangat belia, mereka sudah berani melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang gadis, Molek (14)_bukan nama sebenarnya- pada hari Selasa (7/4/2015) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kejadian ini terjadi di tanah lapang di Desa Tanjung Sanai I, Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong. Ar tertangkap lebih dulu ketika tertangkap tangan sedang memperkosa Molek di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan De, Fb, Lh, Bd dan Yi diringkus petugas Polsek Padang Ulak Tanding pada hari Rabu (8/4/2015) di kediaman masing-masing. Sedangkan satu orang lagi, yakni Re masih buron.

Kronologis kejadian, para pelaku sedang bersama-sama menuju acara musik di Desa Tanjung Sanai I, PUT. Sampai diacara tersebut, para pelaku melihat Molek yang ikut menyaksikan acara itu.

Para pelaku kemudian mengajak korban berkenalan kemudian dengan bermacam jenis bujuk rayu, akhirnya korban bersedia ikut pelaku ke salah satu lapangan di desa tersebut.

Sampai di tempat kejadian perkara, ternyata pelaku langsung memegangi dan beberapa orang lainnya langsung melepaskan pakaian korban.

Kemudian, tanpa rasa bersalah, ketujuh pelaku yang kebanyakan masih dibawah umur ini langsung memperkosa korban secara bergiliran. Bahkan, korban sampai pingsan akibat perbuatan para pelaku ini.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto melalui Kapolsek PUT, Iptu Eka Candra menyatakan, ada seorang saksi yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan pada polisi.

Menurut keterangan saksi ini, ia sudah mencoba menghentikan, namun karena jumlah pelaku lebih banyak, hal yang dilakukannya sia-sia.

“Dari laporan saksi, kami langsung menuju TKP dan hasilnya menemukan Ar masih dalam keadaan memperkosa korban, ia langsung kami ciduk,” ungkap Eka.

Eka melanjutkan, saat itu korban sudah dalam keadaan pingsan dan sangat lemah. Oleh sebab itu, petugas langsung membawa korban ke RSUD Sobirin Lubuklinggau.

“Keenam pelaku sudah diamankan, sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran, korban saat ditemukan dalam keadaan pingsan dan tak berdaya, sehingga kita membawanya ke RSUD Lubuklinggau,” pungkas Eka.(vai)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

19 + six =

News Feed