oleh

Bisnis Batu Akik di Kaur “Meredup”

-Tak Berkategori-3 views

Batu Akik Kaur

kupasbengkulu.com – Pengusaha batu akik di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu saat ini mulai meredup dan terancam gulung tikar pasalnya peminat batu akik di Kabupaten Kaur semakin hari semakin berkurang.

“Perlahan-lahan pengusaha batu akik pun mulai tutup dan berpindah ke bisnis lainnya yang lebih menghasilkan,” pungkas Nopa (29) sebagai pemilik usaha batu Akik, Minggu (31/08/2014).

Dari pantauan media online kupasbengkulu.com, pengusaha batu akik sebagian mulai menutup usaha galeri batu akiknya. Hal ini dikarenakan kurangnya pembinaan dari pemerintah setempat untuk pemasaran dan pengelolaan batu tersebut.

Apalagi di daerah Kecamatan Muara Sahung, biasanya keseharian masyarakat setempat menggunakan waktunya dengan memburu batu akik ke bukit-bukit.

Hasil buruan batu akik kemudian dijual kepada pembeli atau penadah lokal maupun luar, seperti dari Kota Bengkulu, Manna, Seluma, dan Provinsi Lampung, juga Jambi.

Namun sejak peminat batu mulai menurun, masyarakat pun otomatis kembali bekerja seperti semula yakni bertani dan berkebun.(mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × five =