Beranda DAERAH BENGKULU BNN Pusat Tahan Reskan Effendi

BNN Pusat Tahan Reskan Effendi

0
Kombes Pol Benny Setiawan Kepala BNNP Bengkulu saat memberikan keterangan

Kota Bengkulu,KupasBengkulu.com – Mantan Bupati Kabupaten Bengkulu Selatan Reskan Effendi yang diduga terlibat dalam perkara peletakan Narkotika diruang kerja Bupati terpilih Kabupaten Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud memasuki babak baru.

Ini dikatakan oleh Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol  Benny Setiawan menurutnya bahwa perkara yang menyeret mantan Bupati sekaligus lawan politik dari Dirwan Mahmud tersebut akan dilanjutkan di BNN Pusat, ini lantaran perkara yang cukup menarik perhatian publik. Maka dari itu saat ini pihak BNNP Bengkulu menyerahkan sepenuhnya kepada BNN Pusat untuk dilakukan pemeriksaan dan penahan terhadap Reskan Effendi.

“Ini kita limpahkan agar nanti ada pengungkapan yang lebih baik lagi,dan kita tahu kasus ini sudah menjadi isu nasional, dan tingkat kemampuan BNN dipusat sangat baik,”katanya.

Kemudian Kombes Pol Benny juga menuturkan selain mantan Bupati Bengkulu selatan Reskan Effendi yang saat ini telah menjadi tersangka, BNN juga telah menetapkan DA, DN,AM sebagai tersangka, yang saat ini sudah berada di Mapolda Bengkulu guna menjalani penahanan, tidak hanya itu dari hasil pengembangan para tersangka diketahui saat ini juga BNN telah menetapkan angota BNNP Bengkulu sebagai tersangka berinisial SA, sehingga ini menambah daftar tersangka dalam perkara peletakan narkotika di ruang kerja bupati Kengkulu Selatan dirwan Mahmud menjadi lima orang.

“Sampai saat ini tersangkanya itu ada lima orang, dan untuk SA itu peranya memfasilitasi pembelian narkotika untuk diletakan diruang kerja dirwan Mahmud,”ujarnya.

Terkait dengan adanya dugaan keterlibatan Mantan Sekda Bengkulu Selatan Rudi Syahrial, Kepala BNNP Bengkulu Kombes Pol Benny Setiawan masih belum ingin berspekulasi lebih jauh, hal ini lantaran pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Belum ada penambahan lagi, statusnya mereka masih saksi saksi akan kita lakukan pemeriksaan lanjutan guna mengetahui kepastiannya,”tandasnya.(nvd)