oleh

BPOM Masih Temukan Kemasan Rokok Biasa di Distributor

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

kupasbengkulu.com- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu bersama lintas sektor, Selasa (24/06/2014) terjun langsung ke beberapa distributor rokok yang ada di Kota Bengkulu. Dari hasil temuan masih didapati distributor yang masih menyimpan rokok dengan kemasan lama, belum dengan kemasan menyeramkan.

Seperti diketahui pemerintah mewajibkan peraturan ini kepada semua produsen rokok yang ada di Indonesia. Efek dari dikeluarkannya peraturan ini ditujukan tidak hanya pada para perokok namun juga kepada masyarakat umum terutama remaja yang rentan godaan rokok.

Dari info yang diperoleh melalui Kepala BPOM Provinsi Bengkulu, Drs. Zulkifli, meski hari ini peringatan tentang bahaya rokok melalui gambar menyeramkan mulai diberlakukan, namun pihaknya tidak akan melakukan penyitaan terhadap temuan masih adanya bungkus rokok kemasan biasa.

“Saat ini tim kita masih melakukan pemeriksaan ke beberapa distributor rokok, di distributor yang sudah kita kunjungi masih ada yang menyimpan rokok kemasan biasa. Namun , jumlahnya tidak banyak karena mereka juga sudah memiliki stok untuk kemasan yang menyeramkan. Kita hanya akan melakukan pendataan terlebih dahulu, nanti baru kita tindak lanjut,” ujar Zulkifli via telepon genggam.

Sementara itu masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai informasi ini. salah satunya adalah Yono (32) perokok yang kebetulan merupakan penjual rokok eceran. Ketika ditanyakan mengenai pendapatnya tentang rokok dengan kemasan menyeramkan, Yono kaget dan mengaku belum pernah mendapat informasi. “masa ? Saya tidak tahu itu, yang ngampas rokok juga belum kasih tahu ke kami. Penasaran juga bagaimana bentuknya” imbuh Yono.

Menurut dia, pemerintah masih perlu melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, agar peraturan yang dikeluarkan dapat berjalan maksimal dan mengenai sasaran.(cr4)

Rekomendasi