oleh

Bulan Maret, Inflasi Bengkulu Turun 0,4 Persen

bank IndonesiaKota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Deputi Kepala Perwakilan Keuangan Bank Indonesia Bengkulu, Christin Sidabutar, mengatakan di bulan Maret ini pihaknya memperkirakan masih akan terjadi penurunan harga di beberapa sektor produksi, seperti cabe merah, daging ayam ras, kentang, tomat buah, dan telur ayam ras. Sedangkan beberapa barang yang diprediksi terus naik antara lain beras, bawang merah, udang basah, bahan bakar rumah tangga, dan gula pasir.

“Di bulan Februari kita mengalami deflasi 1,46 persen. Di bulan Maret dengan kondisi harga hingga tiga minggu ini, terjadi penurunan sekitar 0,4 persen. Hanya saja penurunan tidak setajam di bulan Februari,” kata Christin usai mengikuti rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bengkulu, Kamis (19/03/2015).

Christin mengatakan, laporan dari pihak Pertamina menyebutkan harga BBM belakangan relatif stabil, sementara panen di beberapa tempat sedang berlangsung sehingga suplai beras relatif mencukupi.

Dari sisi holtikultura, penurunan harga cabai masih terus berlanjut karena dari awal tahun terjadi panen cabai serentak sehingga jumlah pasokan menyebabkan harga terus ke bawah.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Bambang Himawan, mengatakan, masalah ketahanan pangan dan pengendalian inflasi memiliki hubungan yang erat. Masalah inflasi bukan hanya terletak pada ketersediaan barang, namun bagaimana membentuk pola konsumsi masyarakat.

“Salah satu penyebab inflasi adalah masyarakat yang terlalu gengsi untuk merubah pola konsumsinya, sehingga untuk memenuhi kebutuhan dasar saja kita masih mendatangkan dari luar. Kalau saja masyarakat mau mengkonsumsi pangan yang tidak perlu impor, maka inflasi tidak akan naik lagi,” tandasnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × two =

News Feed