oleh

Bupati Rejang Lebong Lepas 30 Ribu Bibit Ikan ke Sungai

Bupati RL, H Suherman SE didampingi sejumlah kepala SKPD saat melakukan restoking di peraiaran umum Musi kejalo desa kayu manis kecamatan curup timur
Bupati Rejang Lebong, H. Suherman, SE, MM, didampingi sejumlah kepala SKPD saat melakukan restocking di perairan umum Musi Kejalo Desa Kayu Manis Kecamatan Curup Timur, Minggu (16/02/2014).

kupasbengkulu.com – Bupati Rejang Lebong, H. Suherman, SE, MM, memanfaatkan hari libur, Minggu (16/02/2014) sekitar pukul 09.00.WIB, dengan melepaskan 30 ribu bibit ikan air tawar ke perairan umum Musi Kejalo Desa Kayu Manis Kecamatan Curup Timur (Restocking).

Dikatakan Bupati Rejang Lebong, H. Suherman, SE, MM, selain untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai tempat tumbuhnya aneka ikan, restocking ini juga dilakukan bertujuan agar ikan yang telah ditebar, pada masa mendatang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Tujuannya ini agar perkembangan ikan dapat merata di seluruh perairan Rejang Lebong. Sebelumnya, saya juga sudah melakukan restocking ikan air tawar di perairan umum wilayah Curup perkotaan. Makanya, kali ini sengaja kita pilih lokasi yang jauh dari pemukiman warga, supaya kita juga bisa melihat keadaan warga,” ujar Suherman.

Dirinya berharap, masyarakat sekitar dapat ikut menjaga kelestarian ikan di lingkungannya masing-masing dengan cara, tidak mengambil ikan ukuran kecil, tidak menggunakan alat berbahaya, seperti racun dan sentrum, melainkan menggunakan alat-alat tradisional dan mengambil ikan yang sudah besar.

“Aliran Musi Kejalo yang berada di Desa Kayu Manis ini merupakan salah satu induk Sungai Musi yang mengalir ke arah perkotaan Curup. jadi, ikan yang telah di restocking ini akan cepat berkembang biak secara alami, diharapkan, dengan pelepasan ikan ini, dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar sungai ini, untuk kebutuhan konsumsi makanan bergizi,” kata Suherman.

Dibagian lain, Kepala Disnakan Rejang Lebong, Ir. Amrul Eby, MM, mengatakan 30 ribu ekor ikan yang dilepas dari 4 jenis. Diantaranya, Ikan Lele, Tawas, Nila dan ikan mas. Sebab, ke empat jenis ikan inilah yang umum dikonsumsi oleh masyarakat.

“Saya harap, warga dapat terus menjaga kelestarian ikan dan sungai ini. caranya dengan tidak melakukan pengambilan ikan dengan cara yang dilarang, seperti menyentrum, di racun atau sengaja dijaring secara besar-besaran. Sebaiknya, jika ingin memanfaatkan ikan yang ada di sungai dengan cara memancing, jala atau dibubuh. Sehingga, kelestarian ikan dapat tetap berlangsung,” ujar Eby. (one)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed