oleh

Bupati Seluma : Mana Bisa Uang Dicuci-cuci

Penyerahan Pelakat Bank Bengkulu kepada Bupati Seluma

Seluma, kupasbengkulu.com – Bupati Kabupaten Seluma Bundra Jaya mengakui pernah dilaporkan dugaan pencucian uang. Itu terkait pemindahan uang dari kas daerah ke rekening lain.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Peresmian kantor BPKD dan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan dan penggunaan Kasda Online atara Bank Bengkulu, BPKP dan Pemda Seluma di halaman kantor BPKD Seluma senin (27/02/2017).

“Saya dengan pak Sekda pernah dilaporkan dugaan pencucian uang, padahal itu menguntungkan daerah. Mana bisa uang dicuci-cuci, rekeningnya satu boleh dicek sampai sekarang masih ada,” kata Bundra dalam sambutannya.

Kata dia, sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Bengkulu diharapkan dapat berjalan dengan baik, meskipun untuk penambahan modal saat ini masih terkendala minimnya anggaran.

“Kalau untuk penambahan modal saat ini masih terkendala anggaran, muda-mudahan kedepan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu Agus Salim menyebutkan total aset Bank Bengkulu saat ini sebanyak Rp 5,6 T dengan total pegawai 700 orang. Dengan adanya kas daerah berbasis online kata dia, dapat mempercepat akurasi sistem penghitungan uang daerah.

“Kepala daerah akan lebih mudah mengetahui jumlah Kasda, selama ini secara manual mungkin ada kekeliruan, dengan sistem online itu akan berkurang,” jelas dia.

Meskipun kerjasama telah berjalan, Bank Bengkulu tetap meminta dukungan segala pihak termasuk dukungan kepala daerah untuk menambah penyertaan modal ke Bank daerah ini.(sep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × two =

News Feed