oleh

Cita-cita Jadi Dubes, Berkesempatan Belajar ke Amerika Serikat Dibiayai Pemerintah Kaur

Heru Siswanto pelajar SMAN 1 Kaur yang berkesempatan belajar di University of Kentucky, Amerika Serikat berkat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.
Heru Siswanto pelajar SMAN 1 Kaur yang berkesempatan belajar di University of Kentucky, Amerika Serikat berkat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

kupasbengkulu.com – Bercita-cita jadi seorang Duta Besar (Dubes) sejak kecil membuat Heru Siswanto semakin percaya diri dengan prestasi yang ia raih saat ini. Heru merupakan pasangan dari Merzan (40) dengan Sumarni (38) ini salah satu siswa jebolan SMA N 1 Kaur ini berhasil mendapat beasisiwa dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kaur untuk sekolah ke Amerika Serikat yaitu University of Kentucky.

Heru Pemuda Kelahiran 28 Juni 1995 ini merupakan anak ke dua dari 4 bersaudara. Ia sosok yang pendiam dan mempunyai hobby membaca. Dari kecil ia sudah rajin membaca, dimana ia berada pasti membawa buku atau kertas. Meskipun demikian Heru sangat ramah dan supel bergaul. Hal inilah yang membawa ia menjadi anak yang pintar dan berbakat.

Saat ditemui di kediaman orang tuanya Desa Muara Tetap Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu Selasa (4/3/2014) siang, Sumarni ibu kandung Heru sapaan akrabnya mengatakan sebagai orang tua ia merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh anaknya.

“Sebagai orang tua tentunya kami sangat merasa senang dengan prestasi yang anak kami raih. Dan tidak lupa juga kami mengucapkan terimakasih kepada Pemda Kaur khususnya yang telah memberikan peluang kepada anak kami untuk bisa sekolah keluar negeri. Dan kesempatan ini tidak kami duga sebelumnya kalau anak kami bisa sekolah di sana (Amerika,red),” ungkap Sumarni.

Heru memang anak yang rajin belajar sejak masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Dan kecerdasannya semakin terlihat ketika ia menginjak di bangku SMP. Saat SMA Heru selalu menjadi bintang kelas, dan juga aktif di kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ekstra kurikuler seperti pramuka, Palang Merah Remaja (PMR) dan kegiatan lainnya.

Masih menurut Sumarni, setiap satu minggu biasanya Heru menelpon 3 sampai 4 kali. Dalam percakapan via selular itu Heru pernah cerita kalau kuliahnya selesai ia akan pulang untuk Kabupaten Kaur. “Jika tidak sibuk Heru selalu menelpon. Biasanya satu minggu itu 2 hingga 3 kali. Dan ia pernah bilang kalau selesai kuliah akan kembali kesini untuk mengabdi pada tanah kelahirannya,” terang Sumarni. (mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed