oleh

Dana Desa Dicairkan April

illustrasi uang
illustrasi uang

kupasbengkulu.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja’far melakukan safari “blusukan” ke Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (23/3/2015). Di Kota Wali itu, Marwan mengenalkan institusinya ke para perangkat desa setempat terkait digabungnya tiga direktorat jenderal di tiga kementerian menjadi satu di bawah kementerian PPDT.

“Ada Dirjen PMD di Kemendagri dan Dirjen Kemenaker. Semula yang dipecah sekarang digabung jadi satu,” kata Marwan seusai menghadiri pengukuhan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Demak, di Pendopo Demak.

Di hadapan ratusan perangkat desa, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga berjanji akan segera mencairkan dana desa. Jika tak ada aral, tiga pekan depan atau pertengahan bulan depan, dana desa Rp 750 juta per desa akan dicairkan.

“Penyaluran dana desa akan kami cairkan pertengahan bulan April ini. Kepala desa sudah siap, maka dana desa itu akan kita berikan,” kata Marwan.

Menurut Marwan, alokasi dana desa jumlahnya bervariasi. Karena menyangkut anggaran yang tidak sedikit, para perangkat desa harus terlebih dulu membuat Rencana Pengelolaan Jangka Menengah Desa dan RKP Desa serta membuat laporang pertanggungjawaban (LPj) , terlebih penggunaan dana desa tersebut akan diaudit langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Nanti akan ada pendamping desa untuk membantu menyusun program desa dan membantu laporan keuangan desa yang akuntabel dan transparan. Di tingkat kecamatan, satu orang pendamping desa akan mendampingi 5-7 desa,” ungkapnya.

“Dengan adanya dana desa ini, saya ingin agar desa mampu jadi desa mandiri melalui perencanaan yang matang,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Demak Dachirin Said berharap agar desa mampu menjadi tempat penyaluran aspirasi warga desa. Sebagai mitra desa, para perangkat desa yang tergabung dalam Apdesi juga harus tahu soal potensi desa serta penanganan masalah sosial yang timbul di desa.

“Kami berharap agar Apdesi bisa memjembatani pembangunan yang memihak pada kemajuan desa, dapat merumuskan kerja strategis yang sejalan dengan niat pemerintah serta mampu menjadi garda terdepan setiap terjadi gejolak sosial di desa,” harapnya.

“Ada empat potensi SDA dan SDM yang menjadi prioritas unggulan Demak, yakni kelautan dan perikanan, pertanian, UMKM dan Pariwisata,” lanjut Dachirin.

kompas.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

4 + thirteen =

News Feed