oleh

Dapat Raskin Jelek, Masyarakat Bisa Tukar Lagi ke Bulog

Sugeng Rahayu
Sugeng Rahayu

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Divre Bulog Bengkulu, Sugeng Rahayu, mengimbau kepada masyarakat yang menerima beras miskin (raskin) dengan kualitas buruk agar segera mengembalikan beras tersebut kepada pihak Bulog.

Diketahui dibeberapa tempat ada masyarakat yang menerima raskin yang sudah bau apek dan berdebu. Hal ini dikarenakan beras tersebut sudah distok dari beberapa bulan yang lalu.

“Di beberapa tempat mungkin ada masyarakat yang menerima raskin yang kualitasnya buruk. Kita memperbolehkan jika ada masyarakat yang ingin menukarkan berasnya dengan yang lebih baik,” kata Sugeng, Kamis (19/03/2015).

Disebutkan Sugeng, pada saat panen raya yang berlangsung dari bulan Maret hingga Mei, pihak Bulog memasok beras sebanyak-banyaknya sebagai stok karena panen tidak berlangsung sepanjang tahun dan raskin harus dibagikan setiap bulan. Sedangkan beras stok tersebut akan didistribusikan hingga akhir tahun, sehingga dari segi kualitas tentu saja mengalami penurunan.

“Perbandingan masyarakat tentu dengan beras yang dijual di pasar. Beras kita stok hingga enam bulan, dari rasa tentu mengalami penurunan. Kualitas jelek adalah resikonya, tapi kalau sudah dicuci, bau apek dan kotoran di beras itu bisa hilang,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, terkait jatah raskin Kabupaten Mukomuko yang selama ini tidak pernah diambil pemda setempat, sebelumnya ada permintaan untuk mengalihkan raskin tersebut ke kabupaten lain. Namun Sugeng menyampaikan pengalihan raskin tersebut merupakan kewenangan Menko Kesra dan Kementerian Sosial RI. Penyaluran raskin masih menggunakan pagu 2014 yakni 121.574 Rumah Tangga Sasaran (RTS) untuk 8 kabupaten dan 1 kota. Tahun ini ada permintaan tambahan sekitar 4.300 KK.

“Jatah raskin untuk Mukomuko ada 185 ton per bulan dan pemda setempat belum mau mengambil jatah raskin. Dari Menko Kesra maupun Mensos belum mengakomodir permintaan tambahan RTS karena melihat kemampuan pemerintah,” tandasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × 3 =

News Feed