oleh

Dari Ruangan Dirwan, BNN Menduga Itu Sabu dan Ekstasi.

B

B
Brigjen Pol Amjam Pramuka.

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Direktur Psikotropika dan Prekuser BNN Brigjen Pol Amjam Pramuka,  mengatakan, berdasarkan hasil analisis sementara, dan  berdasarkan ciri-ciri Narkoba yang ditemukan di ruang kerja bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud itu adalah Sabu dan Ekstasi.

Saat ini BNN masih menghormati azas praduga tak bersalah. “Untuk pelapor akan kita kejar. Penyelidikan ini masih berlangsung dan kita menganut asas praduga tak bersalah,’ kata Amjan di Kantor BNN, Jumat (13/5).

Saat ini BNN Bengkulu sudah memeriksa tujuh orang saksi, yang merupakan staff bupati untuk dimintai keterangan.

Tujuh orang tersebut, dua orang staff dan seorang sopir. Hari Jumat ini, ada empat orang staff  yang ada di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan,  masih dalam pemeriksaan.

“Pemeriksaan terkait, untuk mengetahui dan melihat masalah ditemukannyaa Narkoba di ruang kerja tersebut,” katanya.

BNNP belum bisa menyimpulkan keterlibatan para pegawai yang telah diperiksa,  atas penemuan barang yang diduga Narkoba jenis Sabu dan Ekstasi tersebut.

“Untuk siapa yang terlibat, belum bisa sekarang, karena masih dalam pemeriksaan,” katanya.

Untuk mengetahui secara pasti Narkoba yang disita, BNN akan mengirim barang bukti tersebut ke Jakarta, untuk diuji laboratororium. Diperkirakan, dalam dua atau tiga hari kedepan, hasilnya sudah diketahui.

Jika dalam hasil uji laboratoriun tersebut dinyatakan positif Sabu dan Ekstasi, pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah.

“Semua yang diperiksa kooperatif. Untuk bupati sendiri, nanti kita jadwalkan pemeriksaan. Dia juga sedang di luar kota untuk urusan dinas dan bukan yang lainnya,” pungkasnya. (bro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed