oleh

Di Kecamatan Ini Kaum Hawa Panjat Pinang

panjat pinang 3
Kalangan Ibu-ibu di Kecamatan Kampung Melayu ikut andil memanjat pinang, Minggu (17/8/2014).

kupasbengkulu.com – Setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia digelar berbagai perlombaan, tidak ketinggalan lomba panjat pinang. Jika biasanya panjat pinang diikuti kaum adam, berbeda dengan lomba panjat pinang yang dilaksanakan persis di samping kantor lurah Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-69.

Panjat pinang tersebut diikuti kaum hawa dari seluruh RT di kelurahan setempat. Karena jarang terjadi, momen tersebut menyita perhatian warga. Dan ternyata peserta panjat pinang kaum hawa yang digelar sekitar jam 5 sore ini, Minggu (17/8/2014) begitu antusias. Karena selain mendapatkan hadiah berupa aneka peralatan dapur, panjat pinang akan mempererat persaudaaran antar warga dan menjalin kekompakan.

Prosedur panjat pinang kaum hawa ini nyaris sama dengan prosedur panjat pinang yang dilakukan para lelaki. Batang pinang dilumuri oli bekas berwarna hitam, hanya saja ukuran batang pinangnya lebih pendek, sekitar lima meter. Aturannya, masing-masing kelompok ibu-ibu pemanjat pinang diberi waktu tiga menit untuk memanjat batang pinang.

Jika telah mencapai puncak, peserta harus mengibarkan bendera yang berada diujung batang pinang, barulah diperkenankan untuk mengambil hadiah yang digantung. Selaian perlengkapan dapur, hadiah juga tersedia dalam bentuk uang tunai.

Karena jarang terjadi para penonton berteriak histeris, sebagian panik dan takut bila peserta akan jatuh dan tersungkur ke tanah karena licinnya batang pinang. Sebagian lain memberi semangat pada para peserta, untuk tetap solid dan mengatur strategi agar dapat mencapai puncak dalam waktu yang telah ditentukan.

“Ayo…ayo..ayo..” teriak mereka

Sayangnya, panjat pinang itu sempat didiskualifikasi karena peserta terlalu bersemangat, sehingga lupa aturan untuk mengibarkan terlebih dahulu sebelum mengambil hadiah. Akhirnya hadiah yang berhasil diraih, terpaksa diambil alih oleh panitia. Sementara dalam kesempatan berikutnya, kelompok yang sama berhasil menyikat habis hadiah.

“Hore..kami senang sekali berhasil mengambil semua hadiah,” ungkap salah seorang peserta, Desti.

Panjat pinang untuk kaum perempuan itu inisiatif panitia yang merupakan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan kandang Mas. Mereka terdiri dari tiga universitas, yakni Institute Agama Islam Negeri Bengkulu, Universitas Hazairin Bengkulu serta Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Selain panjat pinang kaum ibu, kemeriahan juga tampak diperlombaan lainnya, seperti makan kerupuk, lomba memasukkan paku ke dalam botol, lari tempurung dan beberapa lomba lainnya.(beb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × two =

News Feed