oleh

Di Pantai Panjang, PAD Parkir Rp 28 Juta

Selupati
Kepala Dishubkominfo Kota Bengkulu, Selupati

kupasbengkulu.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat dari sektor pengelolaan parkir di Obyek Wisata Pantai Panjang selama masa libur lebaran yang masuk ke kas Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bengkulu hanya Rp 28 juta.

Padahal sebagaimana diketahui, selama masa libur tersebut puluhan ribu masyarakat padati area Pantai Panjang. Pada H+2 lebaran, sekitar 20 ribu orang berkunjung ke lokasi tersebut yang rata-rata menggunakan kendaraan.

”PAD yang kita ambil dari para juru parkir hanya dua kali lipat dari yang biasa mereka setor ke Dishubkominfo,” aku Kepala Dishubkominfo Kota Bengkulu, Selupati, Selasa (5/8/2014).

Menindaklanjuti komentar masyarakat terkait tarif parkir yang beragam, mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, bahkan Rp 10.000, Selupati menilai, seharusnya masyarakat jangan mau membayar apabila dikenakan tarif parkir yang tak sesuai.

”Kan sebelumnya masyarakat sudah diingatkan. Bahkan sudah diletakkan tulisan harga tarif parkir tersebut. Kita juga sudah buka kesempatan kepada masyarakat untuk melaporkan langsung para juru parkir nakal. Seharusnya kemarin kalau merasa tidak cocok harga, jangan mau bayar,” imbuh Selupati.

Jumlah juru parkir di Pantai Panjang, lanjut Kasi Prasarana dan Keselamatan Teknik Sarana Bidang Perhubungan Darat, Firdaus, yang mengantongi SPT hanya 40 orang.

”Ini kan sifatnya situasional, sehingga banyak juru parkir tidak resmi yang sifatnya hanya membantu saja. PAD yang kita terima dua kali lipat dari yang biasa disetorkan juru parkir,” kata Firdaus.

Kalau pun di lapangan ada juru parkir yang menggunakan tanda pengenal yang tidak asli, elak dia, sifatnya hanya membantu juru parkir resmi.

”Jadi kalau misalnya sebulan mereka menyetor Rp 600 ribu, berarti untuk lima hari lebaran ini mereka setor Rp 1,2 juta. Begitu juga yang biasa setor Rp 300 ribu, berarti harus setor Rp 600 ribu. Jadi totalnya kurang lebih Rp 28 juta,” demikian Firdaus.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed