oleh

Dibawa ke Jawa Timur?, Marsha Sempat Ditolak Petugas Bandara

Rilla, bersama Ayah, Ibu, dan kk
(Dari kiri) kakak, Gusril (Ayah), Marsha/Rilla, Fitri (Ibu)

kupasbengkulu.com – Marsha Rilla Putri ditemukan orang tuanya di Bandara Fatmawati Kota Bengkulu, saat turun dari maskapai Lion Air jurusan Jakarta – Bengkulu, Minggu (24/8/2014), sekitar pukul 17.33 WIB.

(Baca juga : 9 Hari Menghilang, Marsha Akhirnya Pulang ke Rumah)

”Bu De sama Pak De mu ini nunggu seharian di Bandara Bengkulu. Rilla turun dari pesawat Lion Air jam setengah enam sore,” tutur Fitri, Ibu korban, saat dikonfirmasi kupasbengkulu.com, Selasa (26/8/2014).

Awal dari titik terang ketemunya anak tersebut, lanjut Fitri, Sabtu siang (23/8/2014) ada pesan SMS dari nomor ponsel tak dikenal, yang mengatasnamakan Saja’i Riyadi, Kepala Desa (Kades) Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

”Hari Sabtu itu, Pak Riyadi bilang, suruh jemput Rilla hari minggu di Bandara Bengkulu. Rilla sedang diantar ke Bandara Soekarno – Hatta Jakarta,” tambah Gusril, ayahanda Marsha Rilla Putri.

Akhirnya, Sabtu malam (23/8/2014) kedua orang tua Rilla berangkat menuju Bandara Fatmawati Bengkulu untuk menjemput anaknya tersebut. Sesampainya di Kota Bengkulu, Minggu (24/8/2014) Minggu, keduanya bergegas menuju Bandara yang dimaksud.

Pria yang mengatasnamakan Saja’i Riyadi menghubungi orang tua Rilla, bahwa ia dan Rilla telah tiba di Bandara Soekarno – Hatta Jakarta, hari itu sekitar pukul 11.32 WIB. Pria tersebut membelikan tiket pesawat Lion Air jurusan Jakarta – Bengkulu untuk Rilla.

Setelah selesai membelikan tiket, pria tersebut langsung kembali pulang ke Situbondo, Jawa Timur. Rilla yang kebingungan di Bandara hanya dibekali tiket pesawat tersebut, ditambah dengan surat keterangan domisili dan surat keterangan jalan dari Desa Kedunglo yang ditandatangani Saja’i Riyadi.

Ditinggal sendiri di Bandara Soekarno Hatta, Rilla menghubungi orang tuanya dan memberitahu bahwa ia ditolak pihak Bandara saat melakukan check in. Ia ditolak karena tidak memiliki identitas, tidak cukup umur, dan tanpa pendamping dari orang dewasa.

Menanggapi itu, kedua orang tua Rilla bergegas menghubungi, pihak Bandara Fatmawati Bengkulu agar menghubungi Bandara Soekarno Hatta agar anaknya tetap dinaikkan pesawat.

Petugas bandara yang terus didesak, akhirnya mengupayakan anak tersebut tetap dinaikkan ke pesawat Lion Air yang berangkat dari Bandara Soekarno – Hattapukul 16.31 WIB hari itu. Satu jam kemudian Rilla tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu disambut kedua orang kandungnya dengan tangis bahagia dan rasa haru yang mendalam.

”Sudah ketemu di Bandara Bengkulu, Rilla langsung Bu de dan Pak De bawa pulang ke rumah sore itu juga. Kami naik travel, sampai Rumah jam dua malam,” pungkas Fitri, sambil tersenyum.

Tampak gurat-gurat rona bahagia menghiasi wajah keluarga Rilla. Anak bungsu yang dikenal masih lugu tersebut telah kembali ke pangkuan mereka.(cr2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four + 3 =

News Feed