oleh

Dicecar 62 Pertanyaan, Walikota Diperiksa Hingga Pukul Dua

ujang kejari
Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Ujang Suryawan

kupasbengkulu.com – Terkait dugaan penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos) periode 2013, dengan anggaran dana sekitar Rp 9 Miliar, dimasa kepemimpinan Walikota Bengkulu, Helmi Hasan.

(Baca juga : Penuhi Panggilan Kejari, Walikota Kenakan Pakaian Batik Coklat)

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, telah meminta keterangan yang bersangkutan, Kamis (14/8/2014) pagi. Saat dimintai keterangan, Walikota dicecar 62 pertanyaan oleh tim penyidik Kejari, seputaran penganggaran, penyaluran dan pertanggungjawaban dana Bansos. Tidak hanya itu, orang nomor wahid di Kota Bengkulu ini dimintai keterangan hingga pukul 02.03 WIB, Jumat (15/8/2014).

”Tadi malam (Kamis, 14/8/2014) kepala daerah (Helmi Hasan,red), sudah kita minta keterangan sampai 02.01 WIB, dengan 62 pertanyaan seputaran, penganggaran, penyaluran dan pertanggungjawaban,” kata Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Ujang Suryawan, saat ditemui kupasbengkulu, Jumat (15/8/2014).

Pemeriksaan walikota hingga pukul 02.01 WIB, lanjut dia, lantaran kesiapan dari walikota yang siap untuk dimintai keterangan hingga larut malam.

”Pemeriksaan hingga larut malam itu semata-mata kehendak dari beliau (Walikota,red),” jelas Ujang.

Meskipun telah dimintai keterangan, terang Ujang, dari Kejari belum dapat memastikan atas keterlibatan orang nomor wahid Kota Bengkulu ini. Apakah walikota akan kembali dimintai keterangan? Ia menjelaskan, Kejari akan meminta keterangan walikota minggu depan. Hanya saja, jelas dia, hari pemanggilan belum dapat dipastikan kapan.

”Ini sifatnya teknis, pada saatnya nanti hasil akan kita simpulkan, ada atau tidak tindak pidananya. Nanti kita informasikan,” demikian Ujang.(yee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 × 5 =

News Feed