oleh

Didaerah Ini Gas Elpiji Bersubsidi Tembus Rp 30 ribu Per Tabung

-Tak Berkategori-2 views
Desa terpencil di Kabupaten Kaur
Salah satu Desa terpencil di Kabupaten Kaur

Kaur, kupsbengkulu.com – Gas elpiji tiga Kilogram (Kg) didaerah terpencil, seperti di Kabupaten Kaur. Saat ini mencapai Rp 30 ribu/tabung. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji dari sub agen ke konsumen menurut Perbup sebesar Rp 18 ribu/tabung. Selain itu, harga ini sangat memberatkan masyarakat karena harga gas yang dijual kembali kemasyarakat tersebut menyalahi aturan.

Mahalnya, harga gas elpiji bersubsidi tersebut disebabkan oleh kondisi jauhnya jarak tempuh dan buruknya kondisi jalanan dari pangkalan elpiji menuju kepemukiman warga.

Zam (46) warga BRT mengungkapkan, jika kebutuhan rumah tangga didaerahnya memang sedikit lebih mahal dibandingkan dengan didaerah desa yang dekat dengan kecamatan, hal ini disebabkan adanya hitungan ongkos ojek barang. Sehingga terjadilah kenaikan harga tersebut, seperti harga gas elpiji bersubsidi 3 kilogram.

“Kalau harga gas elpiji bersubsidi saat ini Rp 30 ribu/tabung. Dan ini disebabkan karena kondisi jarak tempuh dari pangkalan gas ke pemukiman warga yang lumanyan jauh. Sehingga harganya juga meningkat. Namun meskipun dengan harga yang demikian kita tetap membelinya, karena ini merupakan kebutuhan pokok juga,” pungkas Zam.

Salah satu warga Desa Kedataran Ibah (31) selaku penjual gas membenarkan, jika gas elpiji bersubsidi tersebut ia jual satu tabungnya Rp 20 ribu/tabung, karena gas tersebut dibelinya dengan harga Rp 18 ribu/tabung.

”Untuk kedaerah terpencil atau seperti didaerah transmigrasi dan BRT itu lebih mahal lagi, karena dihitung juga ongkos ojeknya,” demikian Ibah.(mty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 − five =