oleh

Digertak Warga karena Jalan Rusak, Pemrov Revisi APBD 2014

Puluhan Warga Kelurahan Bumi Ayu mendatangi DPRD Provinsi Bengkulu mendesak agar jalan di wilayah mereka segera diperbaiki
Puluhan Warga Kelurahan Bumi Ayu mendatangi DPRD Provinsi Bengkulu mendesak agar jalan di wilayah mereka segera diperbaiki

kupasbengkulu.com – Puluhan warga mengatasnamakan, Forum Masyarakat Peduli Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar, Selasa (28/1/2014), sekitar pukul 11.16 WIB menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, agar jalan rusak di daerah mereka segera dibenahi.

Jika jalan tersebut tidak dibenahi pada tahun ini maka warga ancam melakukan aksi pemblokiran jalan, penanaman bibit sawit di jalan itu. Hal tersebut, disampaikan perwakilan warga, saat hearing dengan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu di ruang rapat Komisi B Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu.

“Kami menuntut agar jalan yang rusak di Bumi Ayu dapat dibenahi tahun ini. Jika tidak, warga akan melakukan pemblokiran jalan tersebut. Lagi pula, jalan itu sudah lama tidak ada diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu,” kata Ketua Forum Masyarakat Peduli Kelurahan Bumi Ayu, Syahranudin, SP, saat menyampaikan tuntutan dihadapan Komisi III, Selasa (28/1/2014).

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Bengkulu, Ir. Edy Waluyo, MM mengatakan, terkait tuntutan warga Kelurahan Bumi Ayu, pemerintah akan merevisi anggaran dana, dalam perbaikan jalan untuk dimasukkan dalam APBD Provinsi Bengkulu 2014.

Selain itu, tambah dia, dari Pemprov akan duduk bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Bahkan, dari Pemprov kedepannya akan mengalokasikan dana pemeliharaan.

“Dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, tentunya akan merevisi ajukan anggaran dana di APBD Provinsi Bengkulu untuk memasukkan anggaran dana dalam perbaikan jalan di Bumi Ayu,” terang Edy.

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, SE menyampaikan, dari Komisi III DPRD Provinsi berusaha memasukkan jalan Bumi Ayu sebagai jalan provinsi. Selain itu, dari Komisi Ί akan mengusahakan perbaikan jalan di tahun 2014 dengan memasukkan anggaran dalam APBD 2014.

“Kita usahakan jalan itu masuk jalan provinsi. Dan jalan itu akan kita masukkan dalam APBD 2014 agar bisa diperbaiki,” demikian Suharto.

Adapun tuntutan warga Kelurahan Bumi Ayu, diantaranya,  meminta DPRD Provinsi Bengkulu dan Pemda Bengkulu menerbitkan SK Gubernur pada jalan Bumi Ayu menjadi jalan provinsi dalam kota yang selama ini dianggap jalan tak bertuan. Meminta agar jalan Bumi Ayu dimasukkan dalam pemeliharaan jalan provinsi dalam kota setiap tahun secara berkala.

Semenjak dibangun tahun 1993/1994 jalan tersebut belum pernah dilakukan pemeliharaan, seperti tebang bayang, cuci siring, serta jalan berlobang. Mendesak untuk diperbaiki dalam APBD 2014 melalui pemeliharaan jalan provinsi dalam kota yang dananya sebesar RP4 Miliar.

Sementara, untuk kondisi jalan yang mengalami kerusakan jalan di Kelurahan Bumi Ayu, saat ini sudah mulai dilakukan penimbunan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dengan menggunakan sertu. Sehingga jalan tersebut sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua dan emapt secara nyaman.

Dalam hearing tersebut, dihadiri, Ketua Komisi III Suharto, SE, Anggota Komisi III Marwan, S.Sos, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Bengkulu, Ir. Edy Waluyo, MM,
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Bengkulu, Camat Selebar.(gie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed