Kamis, Juni 13, 2024

“Dimana Hati Nurani Wakil Rakyat”

Demo pedagang dihalaman Kantor Bupati Seluma

Seluma, kupasbengkulu.com – Perkumpulan Pedagang Pasar Mingguan Tais (PPMT) menggelar aksi demo didepan halaman kantor Bupati Seluma kamis (26/01/2017).

Dalam orasi nya pedagang menuntut keadilan agar pemerintah mencabut kembali SK penutupan Pasar Tais yang telah dikeluarkan oleh Bupati Seluma.

“Kami ingin membuktikan bahwa masih banyak pedagang yang menolak penutupan pasar,” kata Ketua PPMT Rusdi.

Dalam orasi pedagang membawa karton bertulisan, “dimana hati nurani wakil rakyat”, ” legalkan Pasar Mingguan Tais”, “kami minta keadilan” dan “pasar tais dikelola pedagang dan masyarakat. Orasi ini juga didampingi oleh LBH dan APBK Perisai Keadilan Bengkulu yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif Jeki Arianto.

” kami tetap pada permintaan awal, hanya itu solusi terbaik,”tegasnya.

Pedagang Pasar Tais meminta pemerintah membatalkan SK penutupan pasar, meminta pemerintah membangun infrastruktur dalam pasar mingguan tais sebab sebelumnya telah dipungut retribusi dari pedagang selanjutnya pedagang meminta Kadis Disperindagkop Mulyadi diberhentikan dari jabatannya karena dinilai sumber masalah.

Hingga saat ini belum ada kepastian terkait hasil mediasi maupun hering yang digelar. Pemerintah daerah Seluma melakukan relokasi pedagang mingguan pasar tais untuk mengaktifkan pasar harian sembayat dan telah menutup pasar mingguan tais sejak tanggal 25 Desember 2016 lalu.(sep)

Related

Ada ASN Jadi Calo Pegawai Bank, Sekda Seluma Dukung APH Usut Tuntas

Ada ASN Jadi Calo Pegawai Bank, Sekda Seluma Dukung...

Diduga Jadi Calo Pegawai Bank Bengkulu, Oknum ASN Dipolisikan

Diduga Jadi Calo Pegawai Bank Bengkulu, Oknum ASN Dipolisikan...

Gembong Narkoba Asal Bengkulu Kirmin Akan Dituntut Berat

Gembong Narkoba Asal Bengkulu Kirmin Akan Dituntut Berat ...

Kepala BPN Seluma Pastikan Program PTSL Bebas Pungutan Liar

Kepala BPN Seluma Pastikan Program PTSL Bebas Pungutan Liar...

Pj Wali Kota Bengkulu Dilapor ke Bawaslu

Pj Wali Kota Bengkulu Dilapor ke Bawaslu ...